Hubungan antara Permainan Anak yang Mendidik (Edukatif) dalam Meningkatkan Kreativitas Pada Anak Usia Pra Sekolah
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kreativitas adalah kemampuan untuk mencipta suatu berdasarkan gagasan-gagasan, hasil atau ide-ide baru yang sebelumnya tidak dikenal oleh pencipta melalui proses berpikir. Bermain merupakan jembatan bagi anak dari belajar secara informal menjadi formal. Alat permainan mendidik adalah alat permainan yang dirancang secara khusus untuk kepentingan pendidikan dan mempunyai ciri antara lain : (a) dapat digunakan dalam berbagai cara (tujuan, manfaat dan bentuk yang berbeda); (b) ditujukan terutama pada anak-anak usia pra-sekolah dan berfungsi mengembangkan berbagai aspek perkembangan kecerdasan serta motorik anak; (c) segi keamanan sangat diperhatikan baik dari bentuk maupun penggunaan cat; (d) membuat anak terlibat secara aktif; (e) dan sifatnya membangun. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengkaji ada tidaknya hubungan antara permainan yang mendidik (edukatif) dan kreativitas pada anak prasekolah. Penelitian ini mengambil lokasi di TK Bausasran, Kecamatan Danurejan, DIY. Subyek penelitian ini adalah semua anak usia pra-sekolah yang berusia sekitar 6 tahun yang tinggal di lingkungan Bausasran. Jumlah subyek yang diambil adalah 50 orang anak, kemudian dari ke 50 subyek tersebut dibagi menjadi dua, yaitu 25 orang anak untuk kelompok eksperimen dan 25 orang anak untuk kelompok kontrol. Keadaan lingkungan sekitar TK tersebut sangat ramai karena terletak di daerah perkotaan yang padat penduduknya. Uji t-Test dilakukan untuk menguji hipotesis dengan syarat nilai p<0,05 (p=0,00), maka 0,000 < 0,05. hasil tes tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen artinya hipotesis diterima Dari hasil analisis yang dilakukan diperoleh hasil mean pada kelompok eksperimen = 38,40 dan mean pada kelompok kontrol = 39,92 (sebelum perlakuan/pretest), dan hasil mean pada kelompok eksperimen = 67,60 dan mean pada kelompok kontrol = 41,08 (setelah perlakuan/postesf)