<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peningkatan Produktivitas Fruit Dehydrator Pada Pengolahan Buah Kering dengan Sistem Vacuum Menggunakan Metode Craig Harris

dc.Identifier.NIM21522287
dc.contributor.authorIlmi, M. Faizul
dc.date.accessioned2026-01-22T04:18:10Z
dc.date.available2026-01-22T04:18:10Z
dc.date.issued2025
dc.description.abstractPada sektor buah-buahan terdapat suatu permasalahan harga buah yang cenderung fluktuatif atau tidak stabil, pada masa panen dan pasca panen, yang menyebabkan ketidakstabilan pendapatan bagi petani serta ketidakpastian harga bagi konsumen. Terdapat solusi untuk mengurangi dampak kerugian fluktuasi harga, yaitu dengan cara diversifikasi pangan yang berupa pengolahan menjadi buah kering dalam upaya mempertahankan mutu buah dan meningkatkan nilai jual. Pengolahan awalnya dilakukan secara tradisional, namun seiring berkembangnya teknologi, pengolahan buah dilakukan dengan fruit dehydrator. Mesin yang sudah ada masih memiliki inefisiensi sumber daya terhadap output karena nilai produktivitasnya belum stabil. Meskipun penggunaan fruit dehydrator sudah cukup banyak diterapkan, namun belum banyak pengukuran yang sistematis terhadap produktivitas dan efisiensi mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur produktivitas fruit dehydrator yang sudah ada dan membandingkan dengan inovasi sistem vakum untuk melihat tingkat produktivitas mesin, agar dapat menjawab permasalahan fluktuasi buah dengan menambahkan nilai jual pada buah. Dalam penelitian ini, pengukuran produktivitas dilakukan dengan metode Craig harris. Data yang digunakan merupakan data hasil uji coba dan hasil wawancara terhadap pemilik UMKM yang memiliki fruit dehydrator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan produktivitas pada fruit dehydrator. Peningkatan terdapat pada komponen input tenaga kerja, energi, modal, serta produktivitas total mesin, namun pada komponen material mengalami penurunan. Nilai yang didapat untuk sistem vakum antara 1,43 hingga 1,46, sedangkan mesin UMKM 1,26 hingga 1,31. Dengan kondisi suhu pengering optimal sebesar 40 °C selama 8 jam, fruit dehydrator vacuum dapat menghasilkan produk olahan buah kering yang memenuhi kriteria olahan buah kering. Dari sudut pandang value dan efisiensi sistem, inovasi vakum dapat memberikan nilai tambah bagi pengolahan buah kering karena mampu meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas produk dan membuat penggunaan sumber daya lebih efisien. Dengan peningkatan produktivitas melalui inovasi sistem vakum, diharapkan menjadi strategi keberlanjutan sistem produksi buah hortikultura, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi petani atau pelaku UMKM.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/59685
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectProduktivitas Mesinen_US
dc.subjectFruit Dehydratoren_US
dc.subjectSistem Vakumen_US
dc.subjectCraig Harrisen_US
dc.titlePeningkatan Produktivitas Fruit Dehydrator Pada Pengolahan Buah Kering dengan Sistem Vacuum Menggunakan Metode Craig Harrisen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
21522287.pdf
Size:
1.91 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: