<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Kualitas Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Yang diterima dengan Metode Seven Tools Dan FMEA (Studi Kasus Pada PT Sawit Inti Raya)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

PT. Sawit Inti Raya bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit. Perusahaan ini didirikan karena potensi pasar olahan kelapa sawit yang besar dan banyaknya petani kelapa sawit di Riau. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, PT. Sawit Inti Raya menghadapi masalah yang rumit. Problemnya adalah banyaknya tandan buah segar yang rusak yang diberikan oleh petani sawit dan diterima oleh perusahaan. Sejauh mana pengendalian kualitas pada produksi PT. Sawit Inti Raya dinilai dalam penelitian ini, metode Tujuh Pengendalian Kualitas digunakan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari produk yang ditolak dari Februari, Maret, dan April 2024. Pada PT. Sawit Inti Raya, tingkat produk cacat paling tinggi disebabkan oleh kondisi lingkungan, tandan buah yang terlalu matang dan rusak, dan hama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan yang paling penting harus dilakukan. Pertama, para petani harus dilatih tentang teknik panen TBS yang benar, menggunakan alat pemantau, melakukan inspeksi dan penggunaan pestisida secara teratur, dan memantau dan menyesuaikan metode panen.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By