Analisis Keberadaan Parameter Bakteriologis pada PAMSIMAS Banyu Panguripan
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
PAMSIMAS merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan penyediaan air minum dalam bentuk jaringan perpipaan dan sanitasi masyarakat dengan memperhatikan kualitas air yang digunakan sesuai dengan standar baku mutu. PAMSIMAS Banyu Panguripan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman merupakan salah satu dari 2 PAMSIMAS di Yogyakarta yang sudah menerapkan penggunaan desinfeksi berupa sinar ultraviolet untuk menghilangkan mikroorganisme pada sumber air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan sinar ultraviolet terhadap keberadaan Total Coliform dan Cryptosporidium pada sumber air di PAMSIMAS Banyu Panguripan. Pengujian dilakukan menggunakan metode pewarnaan Ziehl Neelsen untuk mengidentifikasi keberadaan Cryptosporidium yang diamati menggunakan mikroskop dan metode Most Probable Number (MPN) yang dapat mengidentifikasi keberadaan Total Coliform dengan 2 tahapan yaitu uji pendugaan dan uji penegasan melalui gas yang terbentuk pada tabung pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Total Coliform ditemukan pada seluruh sampel. Pengujian pertama menggunakan 2 sampel yaitu air sumur sebanyak <1,8 MPN/100 ml dan reservoar 1 sebanyak 4,5 MPN/100 ml. Pengujian kedua menggunakan 5 sampel pada air sumur, reservoar 1 dan reservoar 2 sebanyak <1,8 MPN/100 ml kemudian distribusi terjauh reservoar 1 sebanyak 2 MPN/100 ml dan distribusi terjauh reservoar 2 sebanyak 1,8 MPN/100 ml. Sedangkan Cryptosporidium ditemukan pada sampel air sumur, reservoar 1 serta distribusi terjauh reservoar 1 dan 2. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan metode desinfeksi berupa sinar ultraviolet di PAMSIMAS Banyu Panguripan belum efektif dalam menghilangkan Total Coliform dan Cryptosporidium pada sumber air yang digunakan.