Perbedaan Jumlah Sel Tubulus Ginjal Nekrosis Antara Yang Mendapat Ekstrak Metanol Daging Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) dengan Vitamin E Studi Eksperimental pada Tikus Model Diabetes Melitus Tipe 2
| dc.Identifier.NIM | 13711149 | |
| dc.contributor.advisor | dr. Evy Sulistyoningrum, M.Sc. | |
| dc.contributor.author | 13711149 Roby Cahyono | |
| dc.date.accessioned | 2021-08-12T06:09:05Z | |
| dc.date.available | 2021-08-12T06:09:05Z | |
| dc.date.issued | 2017 | |
| dc.description.abstract | Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah kelainan metabolik yang menjadi penyebab ketujuh kematian terbanyak di dunia yang didominasi oleh DM tipe 2 (DMT2). Kondisi DMT2 kronis dapat menyebabkan nefropati diabetik. Ekstrak metanol daging buah Phaleria macrocarpa (PM) telah menunjukkan efek menguntungkan pada nefropati diabetik. Tujuan: Mengetahui perbedaan jumlah sel tubulus ginjal nekrosis antara yang mendapat PM dengan vitamin E pada tikus model DMT2. Metode: Desain penelitian ini adalah eksperimental dengan post test only-control group. Dua puluh blok parafin ginjal kanan tikus putih dibagi dalam 4 kelompok sejumlah sesuai perlakuan sondase yaitu kelompok kontrol tikus sehat (K1) dan kontrol tikus DMT2 (K2), kelompok tikus DMT2 yang mendapat 250 mg/KgBB PM (P1), dan kelompok tikus DMT2 yang mendapat 100 mg/KgBB vitamin E (P2). Tikus DMT2 diinduksi dengan nikotinamid dan streptozotosin secara intraperitoneal. Setelah 6 minggu perlakuan, sel tubulus ginjal nekrosis dihitung secara mikroskopis sebagai parameter nefropati diabetik. Hasil: Kelompok P1 (142,2 ± 7,69) dan P2 (265,6 ± 7,92) memiliki rerata jumlah sel tubulus ginjal nekrosis lebih sedikit dibandingkan kelompok K2 (460,2 ± 12,09) (p < 0,05), meskipun kelompok P1 dan P2 memiliki rerata jumlah sel tubulus ginjal lebih banyak dibandingkan kelompok K1 (91,8 ± 8,56) (p < 0,05). Rerata jumlah sel tubulus ginjal nekrosis kelompok P1 lebih sedikit dibandingkan kelompok P2 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan jumlah sel tubulus ginjal antara yang mendapat PM dengan vitamin E pada tikus model DMT2. Kata kunci: DM tipe 2, jumlah sel tubulus ginjal nekrosis, Phaleria macrocarpa, nefropati diabetik. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/31562 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | DM tipe 2 | en_US |
| dc.subject | jumlah sel tubulus ginjal nekrosis | en_US |
| dc.subject | Phaleria macrocarpa | en_US |
| dc.subject | nefropati diabetik | en_US |
| dc.title | Perbedaan Jumlah Sel Tubulus Ginjal Nekrosis Antara Yang Mendapat Ekstrak Metanol Daging Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) dengan Vitamin E Studi Eksperimental pada Tikus Model Diabetes Melitus Tipe 2 | en_US |
Files
Original bundle
1 - 4 of 4
Loading...
- Name:
- 13711149 Roby Cahyono.pdf
- Size:
- 6.41 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
Loading...
- Name:
- 01.0 cover.pdf
- Size:
- 115.32 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
Loading...
- Name:
- 02 preliminari.pdf
- Size:
- 1.25 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
Loading...
- Name:
- 04 abstract.pdf
- Size:
- 129.54 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: