<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Penambahan Matos Pada Tanah Lempung Terhadap Parameter Kuat Geser Tanah

dc.Identifier.NIM17511084
dc.contributor.authorDarza, Indah Purnamasari
dc.date.accessioned2024-09-17T03:16:01Z
dc.date.available2024-09-17T03:16:01Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractTanah merupakan salah satu material dasar yang sangat penting dalam pekerjaan konstruksi, sebab pada tanah inilah suatu konstruksi bertumpu untuk menahan semua beban diatasnya. Ada beberapa sifat tanah asli dan tidak semua tanah asli dapat memikul beban konstruksi yang berada diatasnya. Salah satunya jenis tanah lempung yang mempunyai sifat daya dukung yang rendah, kembang susut yang relatif besar, plastisitas yang tinggi dan nilai kuat geser yang rendah. Penelitian ini menggunakan tanah dari Desa Putat I, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Upaya yang dilakukan untuk memperbaiki sifat buruk tanah lempung adalah stabilisasi menggunakan bahan kimia seperti matos yang bertujuan untuk meningkatkan daya dukung tanah dari daerah tersebut. Penelitian ini akan melakukan stabilisasi tanah dengan matos sebesar 6%, 10% dan 10% dengan masa pemeraman 1 hari, 3 hari, dan 7 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan matos pada tanah lempung terhadap parameter kuat geser tanah. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini berupa pengujian propertis tanah dan pengujian Triaksial UU. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jenis tanah lempung Desa Putat I, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menggunakan metode USCS masuk kedalam kelompok OH yaitu tanah lempung organik dengan plastisitas sedang sampai tinggi. Sedangkan, dengan menggunakan klasifikasi AASHTO masuk kedalam kelompok A-7 dan sub kelompok A-7-5 yaitu tanah lempung dengan sifat sedang sampai buruk. Berdasarkan pengujian Triaksial UU didapatkan nilai kohesi tanah asli sebesar 1,126 kg/cm2 dan sudut geser dalam sebesar 48,049°. Berdasarkan pengujian Triaksial UU diketahui bahwa penambahan matos 6%, 10%, dan 12% dengan pemeraman 1 hari, 3 hari, dan 7 hari terhadap parameter kuat geser tanah cenderung tidak dapat meningkatkan nilai kohesi dan nilai sudut geser dalam tanah asli.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/51844
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectTanah Lempungen_US
dc.subjectMatosen_US
dc.subjectTriaksial UUen_US
dc.titlePengaruh Penambahan Matos Pada Tanah Lempung Terhadap Parameter Kuat Geser Tanahen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
17511084.pdf
Size:
2.61 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: