<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

KORELASI KADAR TIMBAL DARAH DENGAN KAPASITAS FUNGSI PARU PADA PENDUDUK SEKITAR TERMINAL CONDONGCATUR DAN TERMINAL JOMBOR

Abstract

Latar Belakang : Paparan timbal dapat menyebabkan terjadinya kerusakan sel melalui berbagai mekanisme dan memicu reaksi hipersensitifitas hingga akhirnya dapat menyebabkan gangguan pada sistem pernapaan dan terjadinya penurunan kapasitas fungsi paru. Tingkat polusi udara yang merupakan hasil dari gas buang industri dan emisi kendaraan bermotor yang mengandung timbal di Indonesia saat ini cukup tinggi. Penduduk dan pekerja di sekitar terminal memiliki potensi yang cukup tinggi untuk terpapar polusi dari gas buang kendaraan umum. Tujuan : Untuk mengetahui korelasi kadar timbal darah dengan kapasitas fungsi paru pada penduduk dan pekerja di sekitar terminal Condongcatur dan Jombor. Metode : Penelitian berjenis observasional analitik dan menggunakan desain cross sectional. Kriteria inklusi penelitian ini ialah individu berusia 15-79 yang bekerja atau yang bertempat tinggal minimal enam bulan di sekitar Terminal Condongcatur dan Jombor Kabupaten Sleman yang terpapar timbal dari emisi gas kendaraan bermotor secara terus menerus, dengan kriteria ekslusi berupa orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan bawaan. Bagi yang bersedia untuk berpartisipasi dalam penelitian akan menandatangani informed consent. Hasil: Subjek penelitian didapatkan sebanyak 66 orang. Hasil uji kolerasi spearman kadar timbal dan FVC percent predictive value menunjukan p : 0,000 dengan kekuatan korelasi sedang sebesar -0,554. Hasil uji korelasi spearman kadar timbal dan FEV1 percent predictive value menunjukan p : 0,000 dengan kekuatan korelasi kuat sebesar -0,731. Hasil uji korelasi spearman kadar timbal dan rasio FEV1/FVC menunjukan p : 0,006, dengan kekuatan korelasi lemah sebesar -0,338. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara kadar timbal darah dan FVC percent predictive value, dengan nilai significancy pada hasil menunjukkan (p : 0,00<0,05) dengan kekuatan korelasi -0,554. Terdapat hubungan antara kadar timbal darah dan FEV1 percent predictive value, dengan nilai significancy pada hasil menunjukkan (p : 0,00<0,5) dengan kekuatan korelasi -0,731. Terdapat hubungan antara kadar timbal darah dan rasio FEV1/FVC, dengan nilai significancy pada hasil menunjukkan (p : 0,006<0,5) dengan kekuatan korelasi -0,338.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By