<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Emisi Gas Rumah Kaca dalam Aktivitas Pengumpulan Limbah Elektronik Oleh Sektor Informal di Kota Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kota Yogyakarta merupakan Ibu kota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Seiring dengan kepadatan penduduk yang tinggi, Kota Yogyakarta juga berpotensi menghasilkan limbah elektronik. Sistem pengumpulan limbah elektronik di Kota Yogyakarta pada dasarnya dilakukan oleh para pelaku usaha di sektor informal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kondisi eksisting sistem pengumpulan limbah elektronik yang dilakukan oleh para pelaku usaha di sektor informal serta dampaknya terhadap emisi gas rumah yang dihasilkan dari aktivitas pengumpulan limbah elektronik tersebut. Penelitian ini akan dilakukan pada 5 lokasi penelitian. Sistem pengumpulan limbah elektronik yang dilakukan oleh para pelaku di sektor informal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan sistem keliling (door – to – door), drop off maupun panggilan oleh konsumen dan menggunakan kendaraan bermotor berupa mobil pickup maupun motor yang dilengkapi gerobak. Tentunya aktivitas tersebut mampu menghasilkan emisi gas rumah kaca. Perhitungan emisi gas rumah kaca dilakukan berdasarkan metode IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) yang diterbitkan pada tahun 2006 dengan parameter emisi CO2, CH4, dan N2O. Aktivitas pengumpulan limbah elektronik pada 5 lokasi penelitian tersebut berpotensi menghasilkan total emisi CH4 sebesar 181,06 kg CO2(eq)/tahun, N2O sebesar 169,84 kg CO2(eq)/tahun, dan CO2 sebesar 12.759,27 kg CO2(eq)/tahun (faktor emisi default IPCC) serta 12.332,47 kg CO2(eq)/tahun (faktor emisi lokal).

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By