Reaksi Return Saham Industri Makanan dan Minuman Terhadap Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak
| dc.Identifier.NIM | 01311447 | |
| dc.contributor.advisor | Sri Mulyati | |
| dc.contributor.author | M. Yusuf Wibisono | |
| dc.date.accessioned | 2021-02-01T10:27:00Z | |
| dc.date.available | 2021-02-01T10:27:00Z | |
| dc.date.issued | 2006 | |
| dc.description.abstract | Skripsi ini berisikan tentang pengaruh kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terhadap saham-saham perusahaan makanan dan minuman. Kenaikan BBM merupakan kebijakan pemerintah yang bersifat makro, yaitu semua kalangan yang ada di Indonesia akan terkena dampaknya. Kenaikan harga BBM ini cukup mengguncang perekonomian Indonesia khususnya bagi masyarakat menengah kebawah, dan hal ini memacu kenaikan harga hampir semua barangbarang kebutuhan konsumsi masyarakat. Kebijakan Pemerintah untuk menaikkan harga BBM juga langsung berpengaruh terhadap pasar modal, kenaikan harga BBM dengan persentasi yang sangat besar tersebut cenderung akan berdampak pada tingginya angka inflasi dan tingkat suku bunga. Penelitian ini menggunakan metode event study untuk melihatadanyareaksi terhadap suatu peristiwa yang memiliki kandungan informasi, dilihat dari abnormal return yang merupakan selisih dari keuntungan sesungguhnya dengan keuntungan yang diharapkan. Selain dilihat dari abnormal returnnya, juga digunakan volume perdagangan untuk melihat seberapa besar reaksi yang terjadi. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat reaksi tidak terdapat reaksi di sekitar hari peristiwa (event windows). Dilihat dari rata-rata abnormal returnnya, terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata abnormal return sebelum dan sesudah kenaikan BBM sedangkan pada rata-rata volume perdagangan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata volume perdagangan sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM. Tidak adanya reaksi di sekitar hari peristiwa disebabkan karena informasi kenaikan harga BBM telah bocor atau diketahui public jauh-jatih hari sebelum periode event windows yang menyebabkan reaksi telah terjadi lebih dulu sebelum periode event windows. Selain itu kebutuhan masyarakat terhadap makanan dan minuman yang tidak berubah, karena dalam kondisi bagaimanapun kebutuhan akan makanan dan minuman adalah kebutuhanpokok yang harus dipenuhi. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/26890 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Reaksi Return Saham | en_US |
| dc.subject | Industri Makanan dan Minuman | en_US |
| dc.subject | Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak | en_US |
| dc.title | Reaksi Return Saham Industri Makanan dan Minuman Terhadap Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak | en_US |