Prarancangan Pabrik Epichlorohydrin Dari Dichlorohydrin Dan Sodium Hidroksida Kapasitas 25.000 Ton/Tahun
Files
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pra rancangan pabrik Epichlorohydrin dengan kapasitas 25.000 ton/tahun didirikan untuk memenuhi kebutuhan Epichlorohydrin di Indonesia serta mengurangi impor. Epichlorohydrin digunakan dalam pembuatan gliserol, plastik, epoxy resin. Pabrik ini akan didirikan di Cilegon. Pada proses pembuatan Epichlorohydrin ini, Dichlorohydrin direaksikan dengan Sodium Hidroksida membentuk Epichlorohydrin dan Natrium Klorida di dalam Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB) pada suhu 80 °C dan 1 atm dengan konversi 93,5%. Hasil studi evaluasi ekonomi menunjukkan bahwa modal investasi pabrik ini sebesar Rp 1.386.063.111.920 dengan biaya produksi sebesar Rp 4.979.569.307.689 dan laba setelah pajak diperkirakan sebesar Rp 208.276.002.859. Berdasarkan kondisi operasi dan sifat-sifat bahan baku dan produk, pabrik Epichlorohydrin ini tergolong sebagai pabrik resiko rendah. Hasil analisis ekonomi terhadap pabrik ini menunjukkan bahwa Percent Return On Investment (ROI) sebelum dan sesusah pajak sebesar 21,47% dan 15,03% dengan Pay Out Time (POT) sebelum dan sesudah pajak sebesar 3,4 dan 4,3 tahun, sedangkan Break Even Point (BEP), Shut Down Point (SDP), dan Discounted Cash Flow Rate (DCFR) sebesar 54,54%, 31,26%, dan 18,69%. Dari data analisis kelayakan di atas disimpulkan bahwa pabrik ini menguntungkan dan layak untuk ditinjau lebih lanjut.