Analisis Kadar Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) Pada Kangkung di Pasar Tradisional dan Pasar Modern Daerah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Tanaman kangkung merupakan salah satu sayuran yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam berat timbal (Pb) dan kadmium (Cd) pada kangkung yang dijual di pasar Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta persebarannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Spektrofotometri Serapan Atom (SSA), yang merupakan teknik untuk mengukur konsentrasi logam dalam sampel Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan kadmium tertinggi pada pasar modern ditemukan pada sampel Superindo SCH dengan nilai 0,684 mg/kg, sementara kandungan kadmium tertinggi pada pasar tradisional ditemukan pada sampel Pasar Jangkang dengan nilai 2,214 mg/kg, keduanya melebihi batas maksimum cemaran kadmium yang ditetapkan oleh SNI 4480:2016 yaitu 0,2 mg/kg. Kandungan timbal tertinggi pada pasar modern ditemukan pada sampel Pasar Sidorejo Baru dengan nilai 0,0516 mg/kg, sedangkan kandungan timbal tertinggi pada pasar tradisional ditemukan pada sampel Pasar Jangkang dengan nilai 0,222 mg/kg, namun semua nilai berada di bawah batas maksimum cemaran timbal yang ditetapkan oleh SNI 7387:2016 yaitu 0,5 mg/kg. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kandungan timbal dalam kangkung yang dijual di pasar modern maupun pasar tradisional berada dalam batas aman, namun kandungan kadmium pada beberapa sampel melebihi batas yang ditetapkan oleh SNI, khususnya di pasar tradisional, yang menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap kandungan logam berat.