Strategi Pemasaran Kaninara Florist dengan Media Sosial Sebagai Pemasaran (TikTok dan Instagram)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam strategi pemasaran, terutama melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif. Instagram dan TikTok menjadi platform yang banyak digunakan pelaku usaha untuk menjangkau konsumen secara luas melalui konten visual yang menarik. Kaninara Florist merupakan salah satu usaha florist memanfaatkan kedua platform tersebut dalam kegiatan pemasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran Kaninara Florist dengan media sosial sebagai media pemasaran (Tiktok dan Instagram). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Narasumber yang dipilih pada penelitian ini yaitu owner Kaninara Florist. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara semi terstruktur, observasi
dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini mengacu pada langkah- langkah yang dikemukakan oleh Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman, yang
meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data (data display), serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa Kaninara Florist telah menerapkan strategi pemasaran secara komprehensif, mulai dari segmentasi pasar yang tepat, penetapan target yang spesifik, hingga positioning yang kuat di benak konsumen. Selain itu, penerapan elemen marketing mix yang mencakup produk, harga, tempat, bukti fisik, orang, proses, dan promosi, serta strategi promotional mix yang mencakup periklanan, personal selling, sales promotion, dan public relations menunjukkan bahwa Kaninara memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola kegiatan pemasarannya secara strategis dan adaptif. Dalam pemasaran yang dilakukan, Kaninara memanfaatkan 2 jenis platform sosial media yaitu Instagram dan Tiktok. Pemanfaatan sosial media Instagram dan TikTok terbukti efektif dalam mendukung strategi pemasaran karena kedua platform ini memiliki fitur-fitur menarik yang dapat membangun kedekatan emosional dengan audiens.