<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU ANTARA KONDISI NORMAL DENGAN KONDISI PERCEPATAN DENGAN PENAMBAHAN JUMLAH TENAGA KERJA (The Comparison Analysis Of Cost And Time Between Normal Condition And Accelerated Condition With Additional Labor)

Abstract

Perencanaan dan pengendalian suatu proyek merupakan kegiatan untuk mengetahui perbandingan biaya dan waktu yang efektif dan efisien. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghindari keterlambatan proyek adalah dengan melakukan percepatan (crashing) metode penambahan jumlah tenaga kerja. Penelitian ini mengambil studi kasus proyek pekerjaan rehabilitasi/pemeliharaan jalan dan jembatan, Kepri/Kota Batam. Penelitian ini dilakukan supaya mendapatkan solusi dalam menyelesaikan masalah keterlambatan proyek dengan melakukan percepatan (crashing) metode penambahan jumlah tenaga kerja. Dalam penelitian ini langkah pertama mencari data dan permasalahan yang terjadi dalam proyek tersebut. Setelah data terkumpul dan masalah yang terjadi ditemukan, dilanjutkan dengan pengolahan data. Tahap terakhir adalah penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan melakukan percepatan (crashing) dengan metode penambahan jumlah tenaga kerja mendapatkan durasi kondisi percepatan lebih cepat (16,67%). Untuk biaya langsung (direct cost) mengalami peningkatan sebesar Rp 17.136.264, sedangkan biaya tidak langsung (indirect cost) mengalami penurunan sebesar Rp 6.564.855. Dengan perubahan biaya langsung dan biaya tidak langsung menyebabkan biaya total mengalami perubahan yang semula Rp 393.891.282, menjadi Rp 404.462.691 naik sebesar Rp 10.571.409 (2,68%). Dapat disimpulkan dengan melakukan percepatan (Crashing) metode penambahan jumlah tenaga kerja dapat dijadikan alternatif.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By