<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Efektivitas Pulse Oxymetri Screening Sebagai Skrining Penyakit Jantung Bawaan Kritis Pada Bayi Baru Lahir : A Scoping Review

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang : Penyakit jantung bawaan kritis (PJB kritis) merupakan salah satu klasifikasi dari PJB yaitu malformasi struktur jantung sejak lahir dan memerlukan intervensi segera dalam satu tahun kehidupan. Penyakit ini dapat dideteksi menggunakan pulse oximetry screening. Scoping review ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pulse oximetry screening dalam skrining PJB kritis pada bayi baru lahir. Metode : Sumber data yang digunakan adalah original article, original investigation, dan research mengenai efektivitas pulse oximetry screening untuk mendeteksi PJB kritis pada bayi baru lahir. Artikel berbahasa Inggris, menggunakan e-database dari Pubmed, Proquest, dan ScienceDirect. Artikel dipilih berdasarkan alur PRISMA-Scr, lalu dilakukan ekstraksi data, item data, dan sintesis hasil untuk menjawab tujuan penelitian. Hasil : Dari 8 artikel yang telah ditelaah, ditemukan bahwa pulse oximetry screening memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang cukup tinggi pada beberapa penelitian. Usia bayi baru lahir menentukan hasil penelitian ini. Terdapat penelitian yang melakukan skrining pada usia < 12 jam, 12-24 jam, dan 24-48 jam. Selain itu, berbagai jenis PJB kritis dapat dideteksi melalui pulse oximetry dan pemeriksaan lanjutan ekokardiografi. Pemeriksaan laboratorium dan USG dapat menjadi pemeriksaan penunjang jika didapatkan hasil negatif pada pulse oximetry screening untuk menyingkirkan penyebab infeksi. Simpulan : Pulse oximetry screening efektif sebagai deteksi dini PJB kritis. Hal ini diketahui dari sensitivitias dan spesifisitas yang tinggi pada skrining ini. Selain itu, jenis-jenis PJB kritis dapat diketahui dari pemeriksaan lanjutan ekokardiografi.

Description

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By