Efektivitas Psikoedukasi Guru Tahu Untuk Meningkatkan Teacher Well-being Pada Guru Sekolah Dasar Inklusi “x” Dan “y” di Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Guru sekolah inklusi dituntut memiliki persiapan yang memadai agar dapat menerapkan metode ajar yang sesuai untuk siswa berkebutuhan khusus. Persiapan tersebut menimbulkan tekanan akibat beban kerja berlebihan yang berdampak pada munculnya emosi negatif, dan frustasi saat mengajar, sehingga menyebabkan rendahnya teacher well-being. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan teacher well-being guru sekolah dasar inklusi melalui psikoedukasi dengan pelatihan Guru tahu. Partisipan penelitian adalah 16 guru sekolah dasar inklusi ‘X’ dan ‘Y’ di Yogyakarta yang dipilih berdasarkan skor skala teacher well-being scale (α 0,85) serta skor pengetahuan dasar terkait siswa berkebutuhan khusus yang dibagi secara acak dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pelatihan menggunakan modul pelatihan Guru tahu yang telah dimodifikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain pretest and posttest control group design. Data dianalisis dengan uji Mann Whitney-U Test (p < 0,05) menggunakan rata-rata nilai kedua kelompok setelah diberikan pelatihan (posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap tingkat teacher well-being p <0.001. Hal ini berarti bahwa pelatihan Guru tahu efektif untuk meningkatkan teacher well-being pada guru sekolah dasar inklusi “X” dan “Y” di Yogyakarta.