Self Compassion dengan Homesickness Pada Mahasiswa yang Telah Merantau Lebih dari 1 Tahun
| dc.Identifier.NIM | 21320079 | |
| dc.contributor.author | Cahyaningtyas, Revinda Dwi | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-14T03:33:43Z | |
| dc.date.available | 2026-04-14T03:33:43Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara self-compassion dan homesickness pada mahasiswa rantau. Subjek penelitian sebanyak 202 mahasiswa berusia 18–25 tahun (170 perempuan, 32 laki-laki) yang telah tinggal minimal satu tahun di perantauan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan instrumen Self-Compassion Scale (Neff, 2003) dan Homesickness Questionnaire (Thurber & Walton, 2012). Analisis korelasi Spearman menunjukkan hubungan negatif signifikan antara self-compassion dan homesickness (ρ = -0,492; p < 0,001), yang berarti semakin tinggi self- compassion maka semakin rendah homesickness. Uji beda menunjukkan perempuan mengalami homesickness lebih tinggi, sedangkan laki-laki memiliki self-compassion lebih tinggi, sementara tidak ada perbedaan berdasarkan angkatan maupun asal daerah. Temuan ini menegaskan peran self-compassion sebagai faktor protektif yang membantu mahasiswa rantau beradaptasi dengan lingkungan baru. Implikasi penelitian menekankan pentingnya pengembangan intervensi berbasis self-compassion di perguruan tinggi, dengan keterbatasan pada penggunaan kuesioner daring dan cakupan sampel yang terbatas. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/61496 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Self-compassion | en_US |
| dc.subject | Homesickness | en_US |
| dc.subject | Mahasiswa Rantau | en_US |
| dc.title | Self Compassion dengan Homesickness Pada Mahasiswa yang Telah Merantau Lebih dari 1 Tahun | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |