<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Upaya Lembaga Uii Ayo Mengajar (UAM) dalam meningkatkan Kedisiplinan Pengajar Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA) Binaan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kedisiplinan merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran, khususnya dalam lingkungan pendidikan agama seperti TPA. Pengajar yang disiplin tidak hanya berperan dalam menyampaikan materi, tetapi juga menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai akhlak dan adab kepada para santri. UAM sebagai salah satu lembaga dakwah kampus di UII hadir untuk menjawab tantangan ini dengan menjadi wadah bagi mahasiswa dalam melakukan pengabdian melalui pengajaran di TPA sekitar kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya yang dilakukan oleh

UAM dalam meningkatkan kedisiplinan pengajar TPA, mengidentifikasi faktor- faktor penndukung dan penghambat proses tersebut, serta mengidentifikasi dampak

yang terjadi setelah peningkatan kedisiplinan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian terdapat 8 upaya Lembaga UAM dalam meningkatkan kedisiplinan pengajar TPA binaan UII. Adapun 7 diantaranya termasuk disiplin preventif, yaitu; membuat kebijakan terkait kedisiplinan, evaluasi dan sinau bareng setiap bulan, kunjungan TPA, rekap presensi, memberikan motivasi kepada pengajar, memberikan penghargaan kepada pengajar yang disiplin, memberikan solusi kepada pengajar yang jadwalnya bentrok dengan kegiatan perkuliahan. Kemudian terdapat 1 upaya yang termasuk disiplin korektif, yaitu Memberikan (SP) dan (SK) kepada pengajar yang tidak disiplin. Selanjutnya, hasil penelitian menunjukkan 4 faktor pendukung yaitu, pembina TPA yang aktif, lingkungan santri TPA yang kondusif, dukungan dari masyarakat, motivasi internal, serta 3 faktor penghambat yaitu, komunikasi yang kurang efektif, kesibukan anggota divisi (comdev) dan mengikuti organisasi lebih dari satu. Peningkatan kedisiplinan terlihat dari respon positif para pengajar setelah menerima surat peringatan dan motivasi dari Divisi Comdev, yang mendorong mereka lebih rajin hadir mengajar dan menunjukkan kesadaran untuk memperbaiki diri.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By