Perancangan Strategi Guna Meningkatkan Keunggulan Bersaing Menggunakan Pendekatan Blue Ocean Strategy (Studi Kasus di PT. Primissima, Medari, Sleman, Yogyakarta)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
PT. Primissima merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi benang dan kain grey yang terletak di Yogyakarta. PT. Primissima menonjolkan produk kain yang berasal dari olahan membuat benang yaitu ciri khas bahan baku kapas yang telah memiliki mutu terjamin. Namun, dalam menjalankan usahanya perusahaan harus memiliki tujuan untuk memperoleh profit yang tinggi agar perusahaan mampu bertahan hidup dan persaingan yang semakin berkembang. Dalam menentukan strategi pemasaran, diperlukan suatu analisis yang tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan pelanggan, akan tetapi juga responsif terhadap perubahan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat strategi pemasaran yang baru melalui pendekatan Samudera Biru. Penelitian ini menggunakan alat bantu analisis berupa analisis Strength, Weakness, Opportunities, Threats (SWOT) yang dikombinasikan dengan Blue Ocean Strategy. Blue Ocean Strategy (BOS) atau samudra biru ditandai oleh ruang pasar yang belum terjelajahi, penciptaan permintaan, dan peluang pertumbuhan yang menguntungkan. Dalam mengumpulkan data menggunakan metode wawancara, observasi, studi kepustakaan serta penyebaran kuesioner terhadap konsumen PT. Primissima. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan susunan kerangka kerja empat langkah maka tidak ada variabel yang dihapuskan. Variabel yang dapat ditingkatkan yaitu ketersediaan variansi jenis produk dan harga produk yang ditawarkan. Variabel yang dapat dikurangi adalah promosi menggunakan web elektronik, serta variabel yang dapat diciptakan yaitu inovasi produk jenis serat kain menggunakan serat tanaman pisang atau nanas. Strategi PT. Primissima jika disusun berdasarkan strategi samudera biru akan memunculkan konsep inovasi produk yang memiliki keunikan serta desain produk yang berkualitas bagi perusahaan dan dapat mengambil pangsa pasar yang belum terjangkau.