<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Interaksi Parasosial Fans K-pop di Aplikasi LYSN Bubble SM Entertainment

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Perkembangan industri musik K-Pop yang pesat diiringi dengan persaingan pasar yang semakin ketat justru melahirkan inovasi-inovasi baru yang berintegrasi dengan kemajuan teknologi dan tren fenomena di masyarakat, salah satunya adalah inovasi aplikasi fandom. Lysn Bubble memfasilitasi penggemar untuk dapat ‘mengenal’ dan berinteraksi dengan idolanya secara lebih dekat dan personal, yang kemudian disebut dengan interaksi parasosial. Penelitian ini disusun dengan tujuan mengetahui bagaimana idola K-Pop menampilkan dirinya melalui aplikasi Lysn Bubble dan bagaimana penggemar mengkonstruksi penampilan idolanya tersebut. Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan metode analisis teks kualitatif dan analisis resepsi. Data dan informasi dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi bersama narasumber dengan kriteria laki-laki atau perempuan minimal berusia 17 tahun, penggemar dari artis naungan SM Entertainment, dan pernah atau aktif subscribe Lysn Bubble selama minimal 6 bulan. Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran idola tampil untuk mencapai illusion of intimacy dengan beberapa strategi yang disebutkan Horton & Wohl (1956), yaitu intensitas interaksi dan informasi, pengaruh emosional, personalisasi, dan technical device. Konstruksi penggemar digambarkan melalui hasil analisis resepsi (Hall, 1973) yang terdiri dari posisi pemaknaan (dominant-hegemonic position, negotiated position, oppositional position) dan struktur pemaknaan (technical infrastructure, relations of production, frameworks of knowledge).

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By