<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Kapasitas Lentur Gelagar Pelat Penampang I dan Penampang Dobel Delta dengan Rasio Tinggi terhadap Lebar 5,71

dc.contributor.authorFajar Ari Wibawanto, 02511014
dc.date.accessioned2020-05-23T03:18:39Z
dc.date.available2020-05-23T03:18:39Z
dc.date.issued2006
dc.description.abstractGelagar pelat I merupakan pelat yang terdiri dari dua pelat sayap dan satu pelat badan yang dihubungkan dengan menggunakan alat sambung las. Dalam perencanaan biasanya pelat I memiliki angka kelangsingan yang tinggi. Akibatnya, pelat cenderung mengalami tekuk (buckling). Banyak ragam kegagalan yang terjadi pada gelagar pelat I yaitu : Tekuk Lokal Sayap (Local Buckling FIens), Tekuk Lokal Badan (Web Local Buckling), Dan Tekuk Puntir Lateral (Lateral Torsional Buckling). Karena banyaknya kelemahan pada pelat I bukan tidak mungkin kapasitas gelagar pelat I dapat ditingkatkan. Kapasitas gelagar I dapat ditingkatkan dengan menambahkan pelat penopang pada sisi sayap dan pelat badannya atau yang dikenal dengan pelat Dobel Delta. Penelitian eksperimental ini bertujuan untuk membandingkan momen lentur gelagar I dan gelagar Dobel Delta, membandingkan koefisien tekuk, membandingkan I. nilai tegangan kritis, membandingkan kurva beban deformasi dan kekakuan pelat, mendapatkan kurva kelengkungan, dan membandingkan nilai hubungan momen nominal dan momen leleh terhadap kelangsingan pelat antara gelagar pelat I dan gelagar pelat Dobel Delta. Bila faktor penambahan bahan lebih kecil dari kapasitas kekuatan gelagar pelata bukan tidak mungkin gelagar pelat Dobel Delta dijadikan pertimbangan dalam perencanaan. Hasil penelitian yang telah didapatkan antara lain : terjadi peningkatan kapasitas dalam menahan beban sebesar 1,57 kali, terjadi penurunan defleksi. tekuk local tidak terjadi pada pelat Dobel Delta, terjadi peningkatan koefisien tekuk pelat sayap dan pelat badan, terjadi peningkatan kekakuan sebesar 1,72, terjadi penurunan momen kelengkungan, semakin kecil kelangsingan pelat semakin tinggi dalam menahan lentur dan terjadi peningkatan tegangan kritis sebesar 1,17 kali, serta terjadi peningkatan kapasitas momen. Kntn Kunci : Hubungan beban lendutan, kapasitas momen, koefisien tekuk, tegangan kritis, kekakuan, deformasi beban, momen kelengkungan, tekuk puntir lateral, dan hubungan (Mn/My) terhadap (h/tw).en_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/20706
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKapasitas Lenturen_US
dc.subjectGelagar Pelat Penampang Ien_US
dc.subjectPenampang Dobel Deltaen_US
dc.subjectRasio Tinggi terhadap Lebar 5,71en_US
dc.titleKapasitas Lentur Gelagar Pelat Penampang I dan Penampang Dobel Delta dengan Rasio Tinggi terhadap Lebar 5,71en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 2 of 2
Loading...
Thumbnail Image
Name:
02511014 Fajar Ari Wibawanto.pdf
Size:
3.37 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
02511014 Fajar Ari Wibawanto-2.pdf
Size:
2.14 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: