Analisis Tekno-Ekonomi Daur Ulang Air Limbah IPAL Sewon Sebagai Irigasi Pertanian Menggunakan Teknologi Filtrasi Dan Membran Filtrasi
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Ketersediaan air bersih untuk irigasi pertanian terus menurun, sementara volume air limbah domestik di kawasan perkotaan semakin meningkat. Kondisi ini mendorong pemanfaatan kembali efluen Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebagai sumber air alternatif yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan tekno-ekonomi daur ulang air limbah IPAL Sewon untuk irigasi pertanian menggunakan teknologi Pressure Sand Filter (PSF) dengan Granular Activated Carbon (GAC) dan membran mikrofiltrasi (MF). Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dan simulasi desain dengan data primer berupa sampling outlet dan pengujian laboratorium, serta data sekunder dari spesifikasi vendor, dokumen teknis, dan standar baku mutu. Parameter yang dianalisis meliputi TSS, TDS, pH, BOD, COD, Minyak dan Lemak, Amoniak, serta parameter mikrobiologi pada skenario debit 50% dan 75% dari debit IPAL Sewon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua teknologi mampu meningkatkan kualitas efluen agar memenuhi baku mutu pemanfaatan untuk irigasi pertanian. Teknologi MF unggul dalam penyisihan mikrobiologi dan kebutuhan lahan yang lebih kecil, namun membutuhkan biaya investasi dan operasional lebih tinggi serta lebih rentan terhadap fouling. Sebaliknya, PSF-GAC menunjukkan kinerja teknis yang stabil dengan biaya lebih rendah dan pengoperasian yang lebih sederhana. Berdasarkan hasil analisis tekno-ekonomi, teknologi PSF-GAC pada debit 50% sebesar 26.000 m3/hari direkomendasikan sebagai alternatif pengolahan lanjutan yang paling layak, efisien, dan berkelanjutan untuk diterapkan di IPAL Sewon.