<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perbandingan Pulse Pressure Pada Strength Training Yang Mengonsumsi Kopi Dengan Yang Tidak Mengonsumsi Kopi Di Cakra Sport Center Dan Max Gym

dc.Identifier.NIM08711183
dc.contributor.authorMuhamad Aulia Rahman
dc.date.accessioned2022-01-10T09:02:57Z
dc.date.available2022-01-10T09:02:57Z
dc.date.issued2012
dc.description.abstractLatar belakang: Pada tahun 2005 WHO memaparkan angka kematian sebesar 30% disebabkan penyakit jantung. Pulse pressure merupakan prediktor kematian jangka panjang pada penyakit jantung. Untuk menurunkan angka kejadian penyakit jantung adalah dengan berolahraga untuk mencapai berat badan ideal. Strength training adalah olahraga yang dapat meningkatkan pulse pressure. Kopi mengandung kafein yang diklasifikasikan sebagai stimulan dan senyawa yang paling sering digunakan dalam olahraga. Konsumsi kopi jangka panjang dapat menyebabkan kekakuan pembuluh darah. Agar diketahui peningkatan pulse pressure pada populasi strength training yang mengonsumsi kopi maka perlu dilakukan penelitian perbandingan. Metode: Subyek penelitian diambil dari anggota Cakra Sport Center dan Max Gym yang melakukan strength training. Dengan menggunakan perhitungan sampel didapatkan subyek sejumlah 38 orang pada masing-masing kelompok. Terdapat 2 kelompok, yaitu kelompok yang mengkonsumsi kopi dengan yang tidak mengkonsumsi kopi. Masing-masing kelompok dinilai usia, indeks massa tubuh, dan tekanan darah. Setelah itu dilakukan uji Chi Square untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kopi dengan pulse pressure. Hasil: Dari perhitungan menggunakan analisis Chi-Square didapatkan hasil bahwa kejadian peningkatan pulse pressure dengan konsumsi kopi memiliki nilai p 0,038, nilai tersebut menunjukkan bahwa (p<0,05), terdapat hubungan antara kejadian peningkatan pulse pressure dengan konsumsi kopi. Dari perhitungan rasio prevalensi dengan CI 95% didapatkan nilai RP 1,69. Korelasi yang digunakan adalah RO (Rasio odds) yaitu sebesar 2,644 dengan CI 95% 1,044-6.998 artinya pada kelompok dengan konsumsi kopi mempunyai kemungkinan 2,644 kali untuk mengalami peningkatan pulse pressure dibanding yang tidak mengonsumsi kopi. Diskusi: Pada strength training yang mengonsumsi kopi memiliki pulse pressure yang lebih tinggi dibanding yang tidak mengonsumsi kopi. Pada penelitian Vlachopoulos et al pada tahun 2005 peningkatan pulse pressure diakibatkan kekakuan pembuluh darah, tetapi penelitian lain yang dilakukan oleh Zampelas et al. (2004) konsumsi kopi jangka panjang menyebabkan pelepasan mediator-mediator inflamasi yang memicu terjadinya modifikasi serabut elastin pada pembuluh darah. Kata kunci: Pulse pressure, strength training, kopien_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/35742
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPulse pressureen_US
dc.subjectstrength trainingen_US
dc.subjectkopien_US
dc.titlePerbandingan Pulse Pressure Pada Strength Training Yang Mengonsumsi Kopi Dengan Yang Tidak Mengonsumsi Kopi Di Cakra Sport Center Dan Max Gymen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 2 of 2
Loading...
Thumbnail Image
Name:
COVER JUDUL.pdf
Size:
233.59 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
abstract.pdf
Size:
97.87 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: