<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan antara Kesejahteraan Spiritual (Spiritual Well-Being) dan Resiliensi pada Odapus (Orang dengan Lupus)

dc.Identifier.NIM13320246
dc.contributor.advisorEndah Puspitasari
dc.contributor.authorSepriani, Lilik
dc.date.accessioned2021-03-16T02:07:38Z
dc.date.available2021-03-16T02:07:38Z
dc.date.issued2017
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesejahteraan spiritual dan resiliensi pada odapus (orang dengan lupus). Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara kesejahteraan spiritual dengan resiliensi pada odapus (orang dengan lupus). Untuk menguji hipotesis penelitian, peneliti melakukan pengambilan data menggunakan skala kesejahteraan spiritual yang diadaptasi dari skala SWBS (The Spiritual Well-Being Scale) yang disusun oleh Paloutzian dan Ellison (Ellison, 1983) dan Resiliensi yang diadaptasi dari skala The Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) yang disusun oleh Connor dan Davidson (2003). Skala tersebut disebarkan kepada 45 odapus yang tergabung dalam Komunitas Peduli Lupus X Yogyakarta. Analisis korelasi menunjukan nilai koefisien r = 0,716 dengan signifikansi p< 0,01 sehingga hipotesis diterima.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/27605
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKesejahteraan spiritualen_US
dc.subjectresiliensien_US
dc.subjectlupusen_US
dc.subjectodapusen_US
dc.titleHubungan antara Kesejahteraan Spiritual (Spiritual Well-Being) dan Resiliensi pada Odapus (Orang dengan Lupus)en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
13320246.pdf
Size:
2.51 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

Collections