<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Status Gizi Ibu Hamil Dengan Berat Bayi Lahir Di Rsud Doktor Soeselo Slawi Kabupaten Tegal Periode Januari 2011 – Desember 2011

dc.Identifier.NIM08711120
dc.contributor.advisordr. Yasmini Fitriyati, Sp.OG
dc.contributor.authorHimawan, Mochamad Brani
dc.date.accessioned2020-11-30T21:33:57Z
dc.date.available2020-11-30T21:33:57Z
dc.date.issued2013-05-21
dc.description.abstractAngka Kematian Bayi (AKB) atau Infant Mortality Rate (IMR) adalah jumlah kematian bayi di bawah satu tahun pada setiap 1000 kelahiran hidup. Angka tersebut merupakan sebuah indikator terhadap ketersediaan maupun pemanfaatan pelayanan kesehatan terutama pelayanan perinatal, serta berperan sebagai indikator terbaik untuk menilai pembangunan sosial ekonomi masyarakat secara menyeluruh. Indonesia dan Filipina adalah negara yang dalam keberadaanya di antara negara-negara ASEAN memiliki jumlah AKB yang masuk dalam klasifikasi sedang. Sekitar 6,9% bayi di Indonesia lahir dengan berat lahir rendah (BBLR) yang mana diketahui BBLR adalah salah satu penyebab kematian bayi di banyak negara. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara status gizi ibu hamil dengan berat bayi lahir. Bahan dan Cara: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan menggunakan metode case control di RSUD. Dr. Soeselo Slawi Kabupaten Tegal periode Januari 2011 – Desember 2011. Analisa dilakukan untuk menguji hipotesis antar variabel. Uji yang digunakan adalah uji chi-square. Selanjutnya dibuat tabel silang 2x2 untuk menganalisa antara faktor risiko dan faktor efek. Terdapat 91 populasi sampel, sesuai rumus besaran sampel dan kriteria inklusi maka terpilih 74 sampel penelitian yang terbagi menjadi dua kelompok, kasus (BBLR) dan kontrol (BBLN). Hasil: Adanya hubungan yang signifikan secara statistik. Berdasarkan nilai p = 0,002 dan nilai OR = 4,36 (95% CI = 1,644 – 11,580) yang menunjukkan bahwa sampel yang memiliki status gizi berdasarkan LILA < 23,5 cm memiliki kemungkinan 4,36 kali untuk melahirkan bayi dengan berat lahir rendah. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara status gizi ibu hamil dengan menggunakan pengukuran lingkar lengan atas (LILA) dengan berat bayi lahir rendah.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/.handle/123456789/25522
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectstatus gizi ibu.en_US
dc.subjectberat bayi lahir rendahen_US
dc.titleHubungan Status Gizi Ibu Hamil Dengan Berat Bayi Lahir Di Rsud Doktor Soeselo Slawi Kabupaten Tegal Periode Januari 2011 – Desember 2011en_US
dc.typeThesisen_US

Files

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: