Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Desa Genikan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada Tahun 2022
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar belakang: Angka stunting di Indonesia mencapai 27,7% yang masih lebih tinggi dibanding rata-rata dunia. Prevalensi stunting di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, termasuk tinggi terutama di Desa Genikan dengan angka sebesar 50,62% per bulan Juni 2021. Tujuan Penelitian: Menelaah faktor-faktor yang berkaitan dengan kejadian stunting di Desa Genikan Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Penelitian ini disusun berdasarkan framework WHO mengenai
determinan stunting, di mana terbagi menjadi faktor kesehatan dan non- kesehatan. Penentuan narasumber menggunakan teknis sampling non-probability
snowball. Pengumpulan data menggunakan indepth interview, observasi dan dokumentasi. Hasil: Dari segi kesehatan ditemukan sebagian besar ibu dengan anak stunting mengalami kenaikan berat badan lambat selama kehamilan, pengasuhan anak buruk, asupan gizi tidak adekuat, dan penggunaan pestisida yang tidak aman. Dari segi non kesehatan para ibu tersebut memiliki tingkat pendidikan dan ekonomi rendah, mitos tidak boleh makan ayam selama hamil, akses pelayanan kesehatan sulit, dan kurangnya dukungan desa. Kesimpulan: Penelitian ini mendapatkan dua faktor utama yaitu faktor kesehatan dan non kesehatan. Kedua faktor tidak bisa berdiri sendiri, namun saling berkesinambungan dan berkaitan antara satu sama lain.