Pengaruh Struktur dan Aktivitas Dewan Terhadap Kinerja Esg: Studi Kasus Perusahaan di Negara Asean
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) telah menjadi standar penting dalam menilai investasi perusahaan, terutama di kawasan ASEAN yang menghadapi berbagai tantangan unik. Kawasan ini menghadapi masalah tingginya intensitas emisi CO2e, ketimpangan gender dalam kepemimpinan perusahaan, sistem manajemen K3 yang kurang memadai, serta terbatasnya kebijakan hak asasi manusia yang komprehensif. Dari aspek tata kelola, masih banyak perusahaan ASEAN yang belum memiliki komite keberlanjutan secara independen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur dan aktivitas dewan terhadap kinerja ESG pada perusahaan yang terdaftar di pasar modal negara-negara ASEAN. Dengan menggunakan teori eselon atas dan teori pemangku kepentingan, penelitian ini menguji pengaruh ukuran dewan direksi, komposisi gender perempuan dalam dewan direksi, keberadaan komite keberlanjutan dan tanggung jawab sosial, jumlah rapat dewan, dan keberadaan komite audit terhadap kinerja ESG. Data diperoleh dari London Stock Exchange Group (LSEG) periode 2020-2023 dengan menggunakan model regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran dewan direksi berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja ESG, keberadaan komite keberlanjutan dan tanggung jawab sosial serta jumlah rapat dewan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja ESG. Sementara itu, komposisi gender perempuan dalam dewan direksi dan keberadaan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja ESG.