<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Uji Aktivitas Sitotoksisitas dan Antibakteri Ekstrak dan Fraksi Houttuynia cordata (Amis-amisan) serta Analisis Metabolomik Menggunakan UHPLC-HRMS

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

H. cordata merupakan tanaman herbal yang memiliki potensi sitotoksisitas dan antibakteri karena kandungan senyawa aktif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas sitotoksisitas dan antibakteri dari ekstrak serta fraksi H. cordata dengan metode difusi cakram terhadap S. aureus dan E. coli, serta metode MTT assay pada sel kanker A549, HeLa, MG-63, dan sel normal HDFa. Analisis metabolomik dilakukan menggunakan UHPLC-HRMS. Hasil uji antibakteri menunjukkan ekstrak etanol rimpang dan daun H. cordata hanya memiliki aktivitas lemah terhadap S. aureus. Fraksi etil asetat (EtOAc) tidak memperlihatkan zona hambat yang signifikan, sedangkan fraksi n-heksana menunjukkan aktivitas lemah. Aktivitas tertinggi ditunjukkan oleh fraksi metanol (MeOH), khususnya fraksi daun dengan kategori kuat terhadap E. coli pada konsentrasi 10% (13,567 ± 2,902 mm) dan 5% (10,633 ± 1,365 mm), serta kategori sedang pada 2%. Fraksi MeOH rimpang juga menunjukkan aktivitas sedang terhadap S. aureus. Pada uji sitotoksisitas, ekstrak rimpang dan daun tidak menunjukkan aktivitas sitotoksik. Fraksi EtOAc rimpang memiliki aktivitas

sedang terhadap sel HeLa (IC50 = 145,59 μg/mL), tetapi lemah terhadap A549 dan MG- 63. Fraksi n-heksana rimpang tidak aktif, sementara n-heksana daun hanya lemah

terhadap sel HeLa. Fraksi MeOH rimpang menunjukkan aktivitas lemah terhadap sel HeLa, sedangkan fraksi daun tidak aktif pada ketiga sel kanker. Selain itu, profil

metabolit mengidentifikasi senyawa yang menunjukkan bahwa p-cymene, (-)-β- Caryophyllene oxide, 5-Hydroxymethyl-2-furaldehyde, geranyl acetate, quercetin,

quercitrin, dan phytol memiliki aktivitas antibakteri, sementara senyawa yang memiliki potensi sitotoksisitas yaitu citral, piperolactam A, laurylaldehyde, dan 2-undecanone. Dengan demikian, H. cordata berpotensi dikembangkan sebagai kandidat bahan baku antikanker dan antibakteri.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By