<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Sekolah Agrikultur Di Temanggung Sebagai Fasilitas Edukasi dan Riset Pertanian dengan Menggunakan Pendekatan Farmhub

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Temanggung merupakan salah satu kabupaten yang berlokasi di Jawa Tengah, tepatnya pada sebelah utara provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedari dulu kabupaten Temanggung terkenal akan sumber daya alamnya yang melimpah. Menjadikan Temanggung sebagai salah satu produsen bahan pangan terbesar di Jawa Tengah. Hal ini didukung juga oleh fakta bahwa Temanggung memiliki tanah yang subur berkat letaknya yang sangat berdekatan dengan gunung Sumbing dan Sindoro.

Namun dibalik faktanya bahwa Temanggung merupakan sebuah dataran yang subur, terdapat fakta bahwa regenerasi petani di kabupaten ini sangatlah kurang. Hal ini tentunya menjadi suatu potensi yang sia-sia. Dimana sumber daya alam amat sangat mendukung untuk dilakukan kegiatan pertanian maupun perkebunan, sedangkan sumber daya manusia yang tidak siap untuk meneruskan tradisi tersebut.

Isu tersebut berkembang selama beberapa puluh tahun hingga sekarang. Sampai akhirnya pada tahun 2019 beberapa orang mulai menanggapi isu tersebut. Orang orang tersebut membentuk sebuah organisasi yang bernama Kebon Jiwan dan Fransisca Callista sebagai penanggungjawabnya. Tujuan dari Kebon Jiwan sendiri adalah salah satunya mengembalikan rantai regenerasi petani yang sudah disebutkan pada poin sebelumnya.

Berawal dari visi tersebut maka diusulkan sebuah pusat studi dan riset pertanian yang nantinya akan mengakomodasikan berbagai fungsi guna mengembangkan pertanian secara umum, maupun khusus di daerah Temanggung. Kebutuhan akan ruang belajar, diskusi dan pengembangan minat menjadi dasar permasalahan pada perancangan kali ini. Dimana ruang belajar tersebut juga harus sesuai dengan nilai nilai yang dianut oleh Kebon Jiwan sendiri.

Pada perancangan kali ini digunakan metode yang disebut sebagai co-design dimana pemilik kepentingan terlibat dalam proses pengembangan desain mulai dari tahap konsep hingga tahap pengembangan rancangan. Kebon Jiwan akan ditempatkan sebagai pemilik kepentingan pada rancangan ini. Dan untuk mencapai tujuannya, pada perancangan kali ini memakai pendekatan yang disebut sebagai Farmhub.

Description

Keywords

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By