<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Peran Amerika Serikat Dalam Menanggapi Kasus Pelanggaran HAM Di Tibet Pada Pemerintahan Presiden Barrack Obama Ditinjau Dari Perspektif National Interest

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis national interest yang diusung AS dalam menanggapi pelanggaran HAM di Tibet, hal tersebut disebabkan karena berlawanannya sikap perlindungan HAM Tiongkok terhadap masyarakat Tibet. Kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah Tiongkok khususnya untuk memajukan sektor ekonomi Tiongkok menyebabkan terjadinya pelanggaran HAM di Tibet, pelanggaran tersebut ialah diskriminasi di bidang agama, budaya, buruh dan pendidikan. Dan pemerintah AS mendorong agar dilakukannya dialog berkelanjutan antara Tiongkok dan Tibet untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM. Berbicara mengenai national interest, penulis menggunakan konsep dari Donald E. Nuechterlein. Menurut Nuechterlein, national interest dibagi menjadi 4 jenis, diantaranya ialah defence interest, economic interest, world order interest dan ideological interest. Konsep Nuechterlein membantu penulis dalam menganalisis mengapa AS menanggapi kasus pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Tiongkok di Tibet. Kata Kunci : AS, Tiongkok, Tibet, HAM, National Interest

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By