<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Pemanfaatan Serbuk Cangkang Kerang Hijau (Perna Viridis L.) Sebagai Bahan Substitusi Sebagian Semen Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Wilayah Indonesia yang sebagian besar adalah perairan laut. Laut mendatangkan limbah hasil laut salah satunya adalah cangkang kerang hijau. Cangkang kerang hijau diketahui memiliki kandungan serupa dengan kandungan utama semen portland salah satunya adalah Kalsium Karbonat (CaCO3) yang tinggi. CaCO3 diketahui merupakan salah satu senyawa yang berfungsi sebagai pengikat dan pengeras pada campuran beton. Oleh karena itu, diharapkan dengan penggantian kadar senyawa ini pada suatu campuran beton didapatkan beton dengan kekuatan yang maksimal. Kekuatan beton dapat dilihat melalui nilai kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh cangkang kerang hijau terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton serta persentase optimum dari penggunaan serbuk cangkang kerang hijau sebagai substitusi dari sebagian kebutuhan semen. Perhitungan perencanaan campuran beton dilakukan berdasarkan metode SNI 03-2834-2000 dengan kuat tekan rencana sebesar 20 MPa. Benda uji yang dibuat berbentuk silinder dengan ukuran 150 x 300 mm sebanyak 36 buah. Pengujian benda uji dilakukan saat beton mencapai umur 28 hari. Pengujian yang dilakukan pada 6 variasi yaitu variasi 0%, 4%, 5%, 6%, 7%, dan 8% menghasilkan kuat tekan beton sebesar: 24,161 MPa, 18,128 MPa, 17,005 MPa, 19,534 MPa, 19,176 MPa, dan 15,681 MPa. Pada pengujian kuat tarik belah beton dengan persentase yang sama secara berturut-turut menghasilkan kekuatan sebesar: 2,400 MPa, 2,408 MPa, 2,134 MPa, 2,290 MPa, 2,225 MPa, dan 1,891 MPa. Dari hasil penelitian didapatkan pengaruh dari serbuk cangkang kerang hijau adalah dapat menaikkan kekuatan beton jika digunakan dengan kadar yang tepat. Penggunaannya dengan kadar yang semakin besar dapat menurunkan kekuatan beton. Kemudian, tidak ditemukan persentase optimum dari beberapa variasi yang diuji karena hasil yang didapatkan masih di bawah kuat tekan dan kuat tarik belah beton normal. Meskipun demikian, didapatkan nilai kuat tekan terbesar dari beberapa variasi yaitu pada kadar 6% sebesar 19,534 MPa dan nilai kuat tarik belah beton yang setara dengan beton normal pada kadar 4% yakni sebesar 2,408 MPa.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By