<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Antara Sifat Kepribadian Neuroticism dan Kebahagiaan Psikologis (Psychological Well-Being) pada Remaja

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sifat kepribadian neuroticism dan kebahagiaan psikologis pada remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara sifat kepribadian neuroticism dan kebahagiaan psikologis pada remaja. Semakin tinggi sifat kepribadian neuroticism maka semakin rendah kebahagiaan psikologis pada remaja dan sebaliknya. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 215 remaja. Subjek yang dipilih adalah subjek yang berusia antara 14-18 tahun. Pengumpulan data menggunakan dua skala, untuk skala sifat kepribadian neuroticism yang digunakan yaitu skala sifat kepribadian neurotisisme yang disusun oleh Nashori (2012), dan skala kebahagiaan psikologis disusun peneliti dengan memodifikasi skala kebahagiaan oleh Rostiana (2011) berdasarkan aspek-aspek yang dikemukakan oleh Ryff. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian menggunakan nonparametric dari Spearman, dengan bantuan program SPSS for windows versi 16.0. Hasil uji hubungan antara sifat kepribadian neurotisisme dengan kebahagiaan psikologis menunjukkan bahwa sifat kepribadian neurotisisme berhubungan dengan tinggi rendahnya tingkat kebahagiaan psikologis (r = -0,498) dengan p = 0,000 (p<0,01)). Hal ini menunjukkan semakin tinggi sifat kepribadian neuroticism maka semakin rendah kebahagiaan psikologis. Sifat kepribadian neuroticism memiliki sumbangan efektif terhadap kebahagiaan psikologis sebesar 24,8%.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By