Evaluasi Mental Workload Guru Pendidik Khusus melalui NASA-TLX dan Variabilitas Detak Jantung (HRV) serta Dampaknya terhadap Produktivitas dan Risiko Turnover (Studi Kasus: Sekolah Khusus XYZ)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Peningkatan tuntutan kerja pada sektor pendidikan, khususnya pada guru pendidik khusus, berpotensi menimbulkan beban kerja mental yang tinggi dan berdampak pada produktivitas serta risiko turnover. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat beban kerja mental
guru pendidik khusus menggunakan pendekatan multimodal, yaitu metode subjektif NASA- TLX dan metode fisiologis Heart Rate Variability (HRV), serta menganalisis pengaruhnya
terhadap produktivitas dan risiko turnover. Penelitian dilakukan di Sekolah Khusus XYZ dengan melibatkan guru pendidik khusus sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner NASA-TLX, pengukuran HRV menggunakan perangkat serta wawancara untuk memperkuat analisis kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat beban kerja mental guru berada pada kategori tinggi, dengan dimensi mental demand, temporal demand, dan effort sebagai faktor dominan. Pengukuran HRV menunjukkan adanya indikasi stres fisiologis yang sejalan dengan tingginya beban kerja mental yang dirasakan. Analisis regresi menunjukkan bahwa beban kerja mental berpengaruh signifikan terhadap penurunan produktivitas dan peningkatan risiko turnover. Integrasi hasil NASA-TLX dan HRV memberikan gambaran yang lebih komprehensif dalam mengidentifikasi kondisi kerja guru pendidik khusus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingginya beban kerja mental merupakan faktor utama yang memengaruhi kinerja dan keberlanjutan tenaga pendidik. Oleh karena itu, diperlukan perancangan sistem kerja yang lebih ergonomis dan berbasis data guna menurunkan beban kerja mental, meningkatkan produktivitas, serta mengurangi risiko turnover pada guru pendidik khusus.