Pengaruh Pengungkapan Aspek Ekonomi, Lingkungan, dan Sosial dalam Laporan Keberlanjutan terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan dengan Keberagaman Gender sebagai Variabel Moderasi
| dc.Identifier.NIM | 22312105 | |
| dc.contributor.author | Rahmadhani, Rizka Amelia | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-14T02:32:33Z | |
| dc.date.available | 2026-07-14T02:32:33Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.description.abstract | Pengungkapan aspek ekonomi, lingkungan dan sosial dalam laporan keberlanjutan yang sesuai dengan Global Reporting Initiative (GRI) standar merupakan bentuk transparansi dan tanggung jawab perusahaan dalam mengungkapkan informasi dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial akibat dari operasional perusahaan kepada pemangku kepentingan. Semakin meningkatnya kesadaran terhadap isu keberlanjutan mendorong perusahaan untuk mengungkapkan informasi tersebut sebagai upaya meningkatkan nilai perusahaan di mata investor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan aspek ekonomi, lingkungan dan sosial dalam laporan keberlanjutan berdasarkan standar GRI terhadap kinerja keuangan perusahaan yang dinilai menggunakan Tobin’s Q, serta menguji peran keberagaman gender dalam direksi perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini mengadopsi teori pemangku kepentingan yang menekankan bahwa keberlangsungan perusahaan sangat dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam memenuhi harapan dan kebutuhan pemangku kepentingan perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan/atau laporan keberlanjutan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2024. Metode regresi berganda dengan sampel sebanyak 1.256 digunakan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengungkapan aspek ekonomi tidak memberikan pengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan dan pengungkapan aspek sosial berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan. Sebaliknya pengungkapan aspek lingkungan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. selain itu, keberagaman gender dalam direksi tidak mampu memperkuat pengaruh ketiga aspek tersebut terhadap kinerja keuangan perusahaan. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/64382 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Laporan Keberlanjutan | en_US |
| dc.subject | GRI Standards | en_US |
| dc.subject | Aspek Ekonomi | en_US |
| dc.subject | Aspek Lingkungan | en_US |
| dc.subject | Aspek Sosial | en_US |
| dc.subject | Keberagaman Gender | en_US |
| dc.subject | Tobin’s Q | en_US |
| dc.subject | Kinerja Keuangan | en_US |
| dc.subject | Teori Pemangku Kepentingan | en_US |
| dc.title | Pengaruh Pengungkapan Aspek Ekonomi, Lingkungan, dan Sosial dalam Laporan Keberlanjutan terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan dengan Keberagaman Gender sebagai Variabel Moderasi | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |