<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi dan Rekayasa Peningkatan Kinerja Simpang Empat Bersinyal Jalan Palagan Tentara Pelajar Kota Yogyakarta

dc.Identifier.NIM18511172
dc.contributor.authorRahman, Muhammad Fathur
dc.date.accessioned2025-07-29T03:19:02Z
dc.date.available2025-07-29T03:19:02Z
dc.date.issued2023
dc.description.abstractDaerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia yang dikenal sebagai kota pelajar dan pariwisata. Banyaknya pendatang di kota Yogyakarta menyebabkan tingginya volume kendaraan yang bertemu di simpang. Berdasarkan Badan Pusat Statistik DIY, data jumlah kendaraan bermotor dari tahun 2018 sampai 2020 terus mengalami peningkatan. Peningkatan jumlah kendaraan tersebut menimbulkan berbagai permasalahan seperti lamanya waktu tundaan dan panjangnya antrean kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja simpang empat Jalan Palagan Tentara Pelajar dan solusi alternatif perbaikannya. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei lapangan yang dilakukan pada hari Kamis dan Minggu pukul 07.00-10.00 WIB dan 15.00-18.00 WIB. Data primer yang diperoleh berupa data perhitungan lalu lintas, kebiasaan pengemudi, panjang antrean, serta data geometri simpang. Data tersebut kemudian dianalisis berdasarkan MKJI 1997 dan kemudian dimodelkan dengan perangkat lunak Vissim. Hasil penelitian diketahui kondisi eksisting Simpang Palagan Tentara Pelajar memiliki derajat kejenuhan (DS) untuk setiap pendekat pada Simpang Jalan Palagan Tentara Pelajar untuk Jalan Palagan Tentara Pelajar (Utara) sebesar 0,88, Jalan Gito Gati (Barat) sebesar 0,70, Jalan Palagan Tentara Pelajar (Selatan) sebesar 0,47, dan Jalan Kapten Haryadi (Timur) 0,43. Panjang antrean pada Jalan Palagan Tentara Pelajar (Utara) adalah 161,54 m, Jalan Kapten Haryadi (Timur) adalah 100 m, Jalan Palagan Tentara Pelajar (Selatan) adalah 106,67 m, dan Jalan Gito Gati (Barat) adalah 118,22 m. Nilai tundaan untuk Jalan Palagan Tentara Pelajar (Utara) sebesar 80,15 det/smp. Jalan Gito Gati (Barat) sebesar 65,11 det/smp, Jalan Palagan Tentara Pelajar (Selatan) sebesar 48,76 det/smp, dan Jalan Kapten Haryadi (Timur) 50,58 det/smp dengan kategori tingkat pelayanan F. Alternatif solusi paling optimal berupa pelebaran jalur sebesar 0,5 meter di semua lengan dan waktu siklus sebesar 129 detik yang menggunakan waktu allred selama 2 detik dan amber selama 2 detik, sehingga didapatkan nilai LTI sebesar 15 detik. Nilai derajat kejenuhan (DS) pada Simpang Jalan Palagan Tentara Pelajar memiliki nilai sebesar 0,51 untuk seluruh lengan. Panjang antrian untuk lengan Utara adalah 20,58 m, lengan Timur adalah 23,29 m, lengan Selatan adalah 28,60 m, dan lengan Barat adalah 27,63 m. Nilai tundaan Tundaan kendaraan untuk lengan Utara adalah 37,64 detik/kend, lengan Timur adalah 39,04 detik/kend, lengan Selatan adalah 48,85 detik/kend, dan lengan Barat adalah 35,41 detik/kend. Nilai level of service untuk lengan Utara adalah D. lengan Timur adalah D, lengan Selatan adalah E, dan lengan Barat adalah D.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/57245
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectVISSIMen_US
dc.subjectMKJI 1997en_US
dc.subjectSimpang Bersinyalen_US
dc.titleEvaluasi dan Rekayasa Peningkatan Kinerja Simpang Empat Bersinyal Jalan Palagan Tentara Pelajar Kota Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
18511172.pdf
Size:
13.68 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: