<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Mixed-Use Building untuk Hunian Vertikal dan Retail di Kawasan Gampingan Yogyakarta “Penerapan desain dengan pendekatan arsitektur berkelanjutan”

Abstract

Yogyakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki daya tarik untuk dikunjungi, selain kota wisata juga Yogyakarta juga dikenal sebagai kota pelajar, hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan penduduk di kota Yogyakarta sehingga mempengaruhi perkembangan kota. selain itu juga pertumbuhan ekonomi suatu kota juga merupakan salah satu tolak ukur laju nya perkembangan kota tersebut. Perekonomian kota meningkat menyebabkan laju perkembangan kota akan menjadi baik begitu pula sebaliknya. Pada tahun 2016 laju pertumbuhan ekonomi meningkat 5.06 % dari tahun 2015 sebesar 4,95 %. Pertumbuhan ekonomi tersebut menjadikan banyaknya tumbuhnya toko-toko maupun retail-retail penyedian barang dan jasa, Sehingga membutuhkan tenaga kerja profesional. Mereka yang tidak hanya berasal dari dalam daerah namun juga luar daerah atau bahkan tenaga asing sehingga membuat mereka tinggal menetap di Yogyakarta. Meningkatnya kebutuhan tempat bermukim mendorong berkembangnya permukiman masyarakat berpenghasilan rendah yang bersifat murah dan dekat dengan tempat usaha, tidak terlepas dari sekitaran bantaran sungai yang menjadi sasaran tumbuhnya rumah-rumah liar. Posisi strategis sungai cenderung tidak diperhatikan sehingga menimbulkan dampak kumuh pada kawasan tersebut. Sehingga dibutuhkan fasilitas-fasilitas penunjang bagi mereka agar hal ini tidak menjadi permasalahan yang berlanjut-lanjut. Untuk mendukung strategi tersebut yaitu dengan adanya penambahan fungsi bangunan baru berupa Mixed-use building untuk hunian vertikal dan retail sebagai penganti hunian serta penunjang perekonomian warga yang diarahkan pada pendekatan arsitektur berkelanjutan dengan penekanan efisiensi energi dan material.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By