Peran Keluarga dalam Menanamkan Pemahaman Agama Islam Pada Siswa Sdit Salsabila & Pendowoharjo Sleman, D.I.Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam bagaimana peran keluarga dalam menanamkan pemahaman dan pengamalan agama Islam kepada siswa SDIT Salsabila 8 Pendowoharjo, Sleman, D.I. Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah menganalisis peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama yang memiliki tanggung jawab langsung dalam membentuk landasan spiritual dan moral anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga memegang peranan yang sangat sentral dalam membentuk pemahaman, sikap, dan perilaku keislaman siswa melalui berbagai pendekatan, seperti pembiasaan ibadah harian, keteladanan orang tua, diskusi nilai adab, serta pelibatan anak dalam kegiatan keagamaan. Pendidikan agama di rumah berlangsung secara informal namun berkelanjutan dan memberi dampak besar terhadap kesiapan spiritual anak dalam menghadapi pendidikan formal. Selain itu, sinergi yang terbangun antara keluarga dan sekolah terbukti memperkuat efektivitas proses pembelajaran agama, di mana sekolah berfungsi sebagai pengarah dan penguat nilai-nilai yang telah ditanamkan di rumah. Meskipun dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan waktu, kesibukan orang tua, pengaruh negatif media digital, serta rendahnya literasi agama di kalangan orang tua, keluarga tetap menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan perannya. Dukungan dari lingkungan sosial yang religius di Pandowoharjo juga memberikan pengaruh positif yang signifikan dalam pembentukan karakter keislaman anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran keluarga merupakan pilar utama dalam keberhasilan pendidikan agama Islam pada siswa sekolah dasar berbasis Islam. Keberhasilan pendidikan agama tidak hanya ditentukan oleh kurikulum sekolah, tetapi juga sangat bergantung pada keberlanjutan pendidikan yang dilakukan di lingkungan rumah.