<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pola Penggunaan Obat Anti Malaria Pada Pasien Malaria Tanpa Komplikasi Di Puskesmas Perawatan Subaim Halmahera Timur Tahun 2016

dc.Identifier.NIM16711112
dc.contributor.advisordr. Irena Agustiningtyas, M.Sc
dc.contributor.authorRamadhan, Farhan Imam
dc.date.accessioned2022-07-14T02:46:19Z
dc.date.available2022-07-14T02:46:19Z
dc.date.issued2020-06-01
dc.description.abstractKasus resistensi artemisinin pertama kali dilaporkan pada tahun 2016 di kawasan Asia Tenggara. Akibat terjadinya kasus resistensi tersebut perlu dilakukan evaluasi ketepatan pemberian jenis obat dan ketepatan dosis obat anti malaria yang dapat menimbulkan kasus resistensi tersebut. Objektif: Tujuan penelitian ini untuk menggambaran pola ketepatan penggunaan obat anti malaria berdasarkan jenis obat dan dosis obat anti malaria di Puskesmas Perawatan Subaim Halmahera Timur tahun 2016. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan teknik pengambilan data menggunakan data rekam medis. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Perawatan Subaim Halmahera Timur. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Desember 2019 sampai Februari 2020. Kriteria inklusi penelitian ini yaitu pasien rawat jalan dengan diagnosis malaria tanpa komplikasi tahun 2016 yang terkonfirmasi pemeriksaan apusan darah dan memiliki catatan rekam medis lengkap berupa jenis dan dosis penggunaan obat anti malaria. Hasil: Dari 175 pasien rawat jalan, pasien dengan infeksi Plasmodium tertinggi didominasi oleh jenis kelamin perempuan sebanyak 99 pasien (56,57%). Angka kejadian infeksi Plasmodium tertinggi terjadi pada kelompok usia ≥ 15 tahun sebanyak 59 pasien (33,71%). Jenis infeksi Plasmodium didominasi oleh Plasmodium vivax sebanyak 119 kasus (68,00%). Jenis obat anti malaria yang paling banyak digunakan adalah dihidroartemisinin-piperakuin (DHP)+primakuin (60,00%). Ketepatan penggunaan jenis obat anti malaria sebesar 60,00% dan ketepatan pemberian dosis obat anti malaria sebesar 47,43%. Kesimpulan: Ketepatan pemberian jenis obat dan ketepatan pemberian dosis obat anti malaria di Puskesmas Perawatan Subaim Halmahera Timur perlu ditingkatkan untuk mencegah terjadinya kasus resistensi.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/37927
dc.publisherFakultas Kedokteran UIIen_US
dc.subjectjenisen_US
dc.subjectdosisen_US
dc.subjectobat anti malariaen_US
dc.subjectMalariaen_US
dc.titlePola Penggunaan Obat Anti Malaria Pada Pasien Malaria Tanpa Komplikasi Di Puskesmas Perawatan Subaim Halmahera Timur Tahun 2016en_US
dc.typeThesisen_US

Files

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: