<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Ekstraksi Maserasi Berbantu Ultrasonik terhadap Kayu Gaharu (Aquilaria Malaccencis)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kebutuhan akan kayu gaharu semakin meningkat seiring dengan banyaknya kelebihan dari gaharu tersebut. Hal ini melatar belakangi peneliti untuk menentukan metode ekstraksi terbaik dalam proses pemisahan senyawa aktif pada tanaman gaharu. Proses ektraksi konvensional seperti maserasi memiliki beberapa kekurangan seperti lama waktu ekstraksi dan rendemen yang dihasilkan kecil. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan modifikasi maserasi dengan penguatan ultrasonik. Ultrasonik memberikan kelebihan seperti waktu ekstraksi yang singkat dan nilai rendemen yang tinggi. Proses ultrasonik dilakukan dengan maserasi selama 1x24 jam yang kemudian akan dikombinasikan dengan Sonicator Bath pada frekuensi 40 kHz dan suhu 25 °C dengan variasi waktu 40, 30, dan 20 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ultrasonik secara konsisten mampu meningkatkan nilai rendemen ekstrak kayu gaharu dibandingkan dengan metode maserasi konvensional, baik saat menggunakan pelarut etanol maupun etil asetat. Peningkatan rendemen sebesar 0.29% terjadi pada pelarut etil asetat dan peningkatan rendemen sebesar 0.1175% terjadi pada pelarut etanol dengan waktu optimal dari keduanya adalah 40 menit. Ekstrak yang dihasilkan dari pelarut etil asetat mengindikasi adanya senyawa 10-epi-gamma-eudesmol yang termasuk ke dalam senyawa utama penyusun aroma kayu gaharu, sedangkan pada etanol tidak mengindikasi adanya senyawa tersebut.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By