<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Pasar Kampung Baru Tengah Yang Terintegrasi Dengan Rumah Susun Di Kawasan Pesisir Balikpapan Berdasarkan Aspirasi Stakeholder

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pasar tradisional di Indonesia mengalami penurunan jumlah pengunjung setiap tahunnya, karena tidak mampu berkompetisi dan berinovasi dengan pasar modern. Hal ini disebabkan oleh perkembangan teknologi yang mendorong perkembangan pasar modern seperti supermarket dan minimarket. Pasar modern sangat unggul dalam segi kebersihan, kenyamanan, dan aksesibilitas yang merupakan kelemahan-kelemahan utama pasar tradisional pada umumnya. Stigma tentang pasar tradisional tersebut umumnya terjadi pada kawasan yang kurang berkembang seperti Pasar Kampung Baru Tengah di Kota Balikpapan. Pasar tradisional tersebut adalah bangunan komersial milik pemerintah yang terletak pada pesisir pantai barat Kota Balikpapan tepatnya Kelurahan Baru Tengah. Permasalahan utama yang terjadi pada site sekitar Pasar Kampung Baru Tengah adalah isu aksesibilitas, kekumuhan, dan kekurangan lahan parkir. Kawasan tersebut merupakan rute transit yang strategis namun tidak memiliki infrastruktur yang memadai untuk memanfaatkan potensinya. Untuk itu diperlukan konsep mixed-use building yang bertujuan untuk mengintegrasikan Pasar Kampung Baru Tengah dengan Rumah Susun. Desain konsep mixed-use building harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau stakeholder pada kawasan di sekitar pasar. Sehingga dapat menyelesaikan permasalahan dan memanfaatkan potensi kawasan pesisir Kelurahan Baru Tengah.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By