Peran Faktor Demografik dalam Hubungan Antara Family Functioning dan Kesiapan Menikah Pada Masa Dewasa Awal
| dc.Identifier.NIM | 20320286 | |
| dc.contributor.author | Mariyati | |
| dc.date.accessioned | 2024-10-24T03:21:14Z | |
| dc.date.available | 2024-10-24T03:21:14Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini meneliti hubungan antara family functioning dan kesiapan menikah individu dewasa awal. Hipotesis yang diajukan adalah adanya hubungan positif antara kedua variabel tersebut. Untuk menguji hipotesis tersebut, peneliti membagikan Criteria for Marriage Readiness Questionnaire (CMRQ; Carroll et al, 2009), The Brief Family Relationship (BFRS; Fock et al, 2014), dan Reynolds Short-Form of Marlowe-Crowne Social Desirability Scale (MCSDS-SF; Reynold,1982) kepada 202 individu beragama Islam berusia 18-25 tahun yang belum menikah dengan mengontrol faktor social desirability. Hasil analisis korelasi parsial, menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan dan kuat antara family functioning dan kesiapan menikah partisipan Muslim dewasa awal. Faktor demografis diketahui juga dapat mempengaruhi prediktor kesiapan menikah partisipan. Hasil penelitian ini juga mengidentifikasi 16 indikator perilaku family functioning yang membedakan tingkat kesiapan menikah pada partisipan Muslim dewasa awal. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/53089 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Family Functioning | en_US |
| dc.subject | Kesiapan Menikah | en_US |
| dc.title | Peran Faktor Demografik dalam Hubungan Antara Family Functioning dan Kesiapan Menikah Pada Masa Dewasa Awal | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |