<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan antara Kesiapan untuk Berubah dengan Tingkat Stres Kerja Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya hubungan antara kesiapan untuk berubah dengan tingkat stres kerja pada pegawai Direktorat Jendral Pajak (DJP). Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kesiapan untuk berubah dengan tingkat stres kerja, dimana semakin tinggi level kesiapan untuk berubah, maka semakin rendah tingkat stres kerja pegawai DJP. Subyek dalam penelitian ini adalah pegawai DJP setingkat pelaksana sebanyak 71 responden yang terdiri dari 73,24% laki-laki dan 26,76% perempuan dengan masa kerja minimal satu tahun. Alat Ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kesiapan untuk berubah yang mengacu pada aspek fleksibilitas kognitif, fleksibilitas emosi dan fleksibilitas disposisi dari teori Zaccaro (Callarco dan Gurvis, 2006) sejumlah 36 aitem dengan koefisien reliabilitas alpha 0,949 dan skala stres kerja yang mengacu pada teori streš kerja dari Robbins (1986) sejumlah 57 aitem dengan koefisien reliabilitas alpha 0,974. Data dianalisis dengan teknik korelasi product moment dari Pearson. Hasilnya semakin siap pegawai untuk berubah, semakin rendah tingkat stres kerja yang dialaminya (F= 0,019, p<0,05).

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By