Moderasi Beragama dalam Penggunaan Obat, Makanan, dan Vaksin di Kemantren Gondokusuman Kota Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar belakang: Peningkatan konsumsi produk halal di tengah masyarakat telah mengubah persepsi dan sikap beragama masyarakat muslim maupun nonmuslim. Selain itu, isu kehalalan vaksin juga memunculkan perdebatan terkait penggunaannya menurut agama. Sehingga, kini kesadaran konsumsi produk halal meluas ke masyarakat nonmuslim. Hal ini merupakan bukti dari penerapan moderasi beragama. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap, serta mengetahui hubungan karakteristik sosiodemografi dengan pengetahuan dan sikap masyarakat di Kemantren Gondokusuman terhadap penggunaan produk halal dan vaksin. Metode: Penelitian menggunakan metode kuesioner dengan Google Form yang disebarkan kepada masyarakat Kemantren Gondokusuman. Penentuan jumlah responden minimal menggunakan rumus Slovin. Hasil kuesioner dianalisis dengan uji Chi-Square dan korelasi Spearman. Hasil: Terdapat 99 (82,5%) responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik dan 118 (98%) responden yang memiliki sikap positif. Selain itu, terdapat hubungan antara usia dengan pengetahuan (p-value 0,048 (<0,05)) dan terdapat hubungan antara agama dengan sikap (p-value 0,014 (<0,05)). Kesimpulan: Mayoritas responden di Kemantren Gondokusuman memiliki tingkat pengetahuan baik dan sikap positif terhadap penggunaan obat, makanan, dan vaksin. Selain itu, terdapat hubungan antara usia responden dengan pengetahuan, sehingga H1 diterima, serta terdapat hubungan antara agama responden dengan sikap, sehingga H1 juga diterima.