Gambaran Heart Rate Variability dan Resiliensi Stres Pada Anak Asuh Panti Asuhan Sinar Melati Yogyakarta yang melaksanakan Salat Tahajud
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Remaja, khususnya anak asuh panti asuhan, merupakan kelompok rentan terhadap stres sehingga membutuhkan resiliensi stres yang baik. Faktor religius seperti pelaksanaan salat tahajud diduga berperan dalam regulasi stres, yang dapat dinilai secara fisiologis melalui Heart Rate Variability (HRV) menggunakan rasio low frequency/high frequency (LF/HF). Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran derajat salat tahajud, rasio LF/HF sebagai parameter HRV dan tingkat resiliensi stres serta pola sebarannya pada anak asuh Panti Asuhan Sinar Melati Yogyakarta yang melaksanakan salat tahajud. Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan desain cross sectional dilakukan pada 10 anak asuh laki-laki usia 15–21 tahun menggunakan teknik total sampling. Pelaksanaan salat tahajud diukur dengan kuesioner, resiliensi stres menggunakan CD-RISC 10 item, dan HRV diukur menggunakan aplikasi HRV4Training berbasis photoplethysmography dengan parameter rasio LF/HF. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil: Sebanyak 60% subjek memiliki derajat pelaksanaan salat tahajud rendah dan 40% sedang. Nilai rata-rata rasio LF/HF adalah 0,789 ± 0,38, dengan 90% subjek menunjukkan rasio LF/HF < 1 yang mencerminkan dominansi aktivitas parasimpatis. Seluruh subjek berada pada kategori resiliensi stres rendah. Simpulan: Anak asuh yang melaksanakan salat tahajud menunjukkan dominansi aktivitas parasimpatis berdasarkan rasio LF/HF < 1, namun tingkat resiliensi stres masih tergolong rendah.