<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peran Penerimaan Diri dan Dukungan Sosial Terhadap Resiliensi pada Pasien Diabetes Melitus

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penerimaan diri dan dukungan sosial terhadap resiliensi pada penyandang diabetes melitus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional serta melibatkan 124 partisipan yang merupakan pasien diabetes di beberapa puskesmas di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga skala psikologis, yaitu Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC), skala penerimaan diri berdasarkan teori Sheerer (1949), serta Multidimensional Scale of Perceived Dukungan sosial (MSPSS) oleh Zimet et al. (1988). Analisis data dilakukan menggunakan uji asumsi klasik, korelasi Pearson, dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan maupun pengaruh yang signifikan antara penerimaan diri terhadap resiliensi (p = 0,474) maupun dukungan sosial terhadap resiliensi (p = 0,853). Secara simultan, kedua variabel juga tidak memberikan kontribusi yang berarti terhadap resiliensi, dengan nilai R2 sebesar 0,00679. Temuan ini mengindikasikan bahwa resiliensi pada penyandang diabetes melitus tidak cukup dijelaskan oleh penerimaan diri maupun dukungan sosial, dan kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti kondisi fisik, spiritualitas, pengalaman hidup, serta strategi coping. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa resiliensi pada pasien diabetes merupakan konstruksi multidimensional yang tidak hanya ditentukan oleh faktor internal dan eksternal yang diukur dalam penelitian ini, sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan variabel yang lebih beragam.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By