<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Strategi Pemberdayaan Perempuan Melalui Studi Program Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) di Kelurahan Giwangan Kecamatan Umbulharjo

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Program Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) merupakan inisiatif dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) yang diimplementasikan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Yogyakarta. Program ini sejalan dengan upaya mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek kesetaraan gender dan perlindungan anak. Kelurahan Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta, ditetapkan sebagai KRPPA pertama di Kota Yogyakarta pada tahun 2023, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan berkeadilan gender.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan perempuan melalui program kelurahan ramah perempuan dan peduli anak (KRPPA) di Kelurahan Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta. dengan mengidentifikasi implementasi program KRPPA dalam meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan kelurahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa KRPPA di Kelurahan Giwangan memiliki 3 program utama yaitu kegiatan penguatan pengetahuan dan keterampilan anak serta remaja, kegiatan penguatan kapasitas perempuan dan laki- laki dewasa, peningkatan keterampilan pemberdayaan ekonomi komunitas yang berhasil mencapai beberapa indikator keberhasilan program, meningkatkan keterlibatan perempuan dalam berbagai kegiatan, termasuk pelatihan keterampilan, kegiatan ekonomi kreatif, dan sosialisasi mengenai hak-hak perempuan dan anak. Program ini juga membentuk relawan SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) yang berperan penting dalam memberikan edukasi, deteksi dini masalah sosial, serta membantu penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Selain itu, kebijakan ramah perempuan di kelurahan ini memastikan akses yang setara bagi perempuan dalam struktur pemerintahan lokal dan penggunaan fasilitas publik. Program ini menunjukkan bahwa integrasi perspektif gender dalam tata kelola kelurahan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak dan dapat dijadikan model dalam implementasi kebijakan nasional di tingkat lokal.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By