Analisis dan Perbaikan Tingkat Kemampuan Proses Produksi Gula Pasir dengan Metode Six Sigma dan FMEA (Studi kasus Di PG Mojo Sragen)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Pabrik Gula Mojo merupakan perusahaan yang bergerak pada Industri Gula Kristal putih yang
terletak di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Dalam melaksanakan proses produksinya Pabrik
Gula Mojo sedang menghadapi suatu kendala yaitu masih banyaknya produk cacat yang terjadi.
Produk cacat ini terjadi selama proses produksi gula kristal putih sedang berlangsung. Untuk
mengurangi deffect, perusahaan perlu meningkatkan kemampuan proses produksinya. Oleh
karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui jenis cacat apa saja yang terjadi
serta faktor – faktor yang menyebabkan cacat tersebut dan untuk mengetaui nilai kemampuan
proses produksi dan menentukan spesifikasi perbaikan proses produksi gula kristal putih untuk
meningkatkan kemampuan proses di Pabrik Gula Mojo. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode six sigma dengan pendekatan DMAIC. Selain itu metode FMEA,
Fishbone diagram dan 5W+1H juga digunakan dalam memberikan spesifikasi perbaikan. Hasil
dari penelitian ini adalah jenis cacat yang terjadi yaitu cacat warna gula, cacat gula kerikil, cacat
gula abu dan cacat scrap sugar, Sedangkan faktor penyebabnya yaitu faktor lingkungan,
manusia, mesin dan material. Untuk tingkat kemampuan proses produksi gula kristal putih di
Pabrik Gula Mojo berada pada nilai sigma 4,13 yang berarti kemampuan proses pada Pabrik
Guula Mojo masih jauh dari target six sigma yang harus dicapai yaitu sebesar 6 sigma. Oleh
karena itu perusahaan disarankan untuk menerapkan spesifikasi perbaikan yang sudah
diberikan agar kemampuan proses produksi dapat meningkat.