<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Konsep Diri dengan Konflik antara Remaja dan Orangtua

dc.Identifier.NIM99320192
dc.contributor.advisorMuh Bachtiar
dc.contributor.advisorSony Andrianto
dc.contributor.authorDwie Rizana R
dc.date.accessioned2020-11-19T03:01:34Z
dc.date.available2020-11-19T03:01:34Z
dc.date.issued2004
dc.description.abstractKonsep diri adalah persepsi mengenai diri individu sendiri baik yang bersifat fisik, sosial dan psikologis yang diperoleh melalui pengalaman dan interaksi individu dengan orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empirik apakah ada hubungan antara konsep diri dengan konflik antara remaja dan orang tua. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan antara konsep diri dengan konflik antara remaja dan orang tua. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa-mahasiswi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta fakultas Psikologi, Teknik Manajemen Industri, Kedokteran, Matematika dan Ilmu Pengetaliuan Alam, Teknik Sipil dan Perencanaan, Ekonomi baik laki-laki atau perempuan yang masih menempuh pendidikan sebagai mahasiswa aktif berusia antara 18-22 tahun. Data yang diperoleh dari skala konsep diri dengan konflik antara remaja dan orang tua yang dianalisis dengan teknik korelasi Product Moment dari Pearson sehingga menunjukkan hasil r = -0,350 dengan nilai signifikasi p =0,000. hal ini menunjukkan ada hubungan antara konsep diri dengan konflik antara remaja dan orang tua.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/25292
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKonsep Dirien_US
dc.subjectKonflik Remaja dan Orang Tuaen_US
dc.titleHubungan Konsep Diri dengan Konflik antara Remaja dan Orangtuaen_US

Files

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections