Studi Eksploratif Respons Pengguna Terhadap Strategi Desain Dark Patterns dan Bright Patterns Pada Antarmuka E-commerce
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Perkembangan pesat industri e-commerce di Indonesia telah mendorong perhatian lebih
terhadap strategi desain antarmuka yang memengaruhi keputusan pengguna. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis respons pengguna terhadap strategi desain dark patterns
(antarmuka manipulatif) dan bright patterns (antarmuka transparan dan etis) melalui
pendekatan kualitatif dengan desain eksperimen within-subject. Dua belas partisipan yang
terdiri atas pengguna aktif dan non-pengguna e-commerce berinteraksi dengan prototipe
antarmuka yang dibangun berdasarkan analisis konten awal lima platform e-commerce besar
di Indonesia. Data dikumpulkan melalui simulasi tugas pembelian dan wawancara semi-
terstruktur, kemudian dianalisis secara tematik dengan kerangka emotional design yang
mencakup aspek visceral (kesan awal), behavioral (pengalaman interaksi), dan reflective
(evaluasi kesadaran). Hasil menunjukkan bahwa pengguna aktif cenderung menormalisasi dan
menyukai antarmuka dark patterns, namun intervensi edukasi mengenai niat desain
manipulatif mendorong pergeseran preferensi ke desain bright patterns. Sebaliknya, non-
pengguna secara konsisten menolak dark patterns dan lebih memilih desain bright patterns.
Temuan penelitian ini menegaskan bahwa tingkat familiaritas dan pengalaman pengguna
sangat memengaruhi persepsi, preferensi, dan kemampuan kritis mereka terhadap desain dark
patterns pada platform e-commerce. Paparan edukasi singkat mengenai intensi desain mampu
mengatasi efek habituasi terhadap desain dark patterns. Dengan demikian, penelitian ini
berkontribusi pada pengembangan literatur HCI di Indonesia dengan menghadirkan studi
empiris mengenai perbandingan respons pengguna terhadap strategi desain dark patterns dan
bright patterns, serta memberikan wawasan mengenai pentingnya transparansi serta etika
dalam perancangan antarmuka digital.