<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Stres Pengasuhan Dan Nomophobia Pada Orangtua

dc.Identifier.NIM13320009
dc.contributor.authorEndah Pertiwi Kusuma
dc.date.accessioned2021-04-19T10:48:04Z
dc.date.available2021-04-19T10:48:04Z
dc.date.issued2017
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nomophobia dan stres pengasuhan pada orangtua. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara nomophobia dan stres pengasuhan pada orangtua. Subjek pada penelitian ini berjumlah 200 subjek yang paling sedikit memiliki satu anak yang berada di Cilacap. Penelitian ini menggunakan tiga skala, skala pertama mengacu pada alat ukur PSI-SF Abidin (Dardas & Ahmad, 2013) dengan 36 aitem dengan α=0.924, skala kedua mengacu pada alat ukur NMP-Q (Yildirim & Correia, 2013) dengan 20 aitem dengan α=0.885, dan skala ketiga ditujukan untuk mengontrol variabel stres pengasuhan dan nomophobia dengan 12 aitem dengan α=0.816. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan ada hubungan positif antara nomophobia dan stres pengasuhan pada orangtua yang berdomisil di Cilacap yang menunjukkan tingginya nomophobia maka tinggi pula stres pengasuhan, dan sebaliknya semakin tinggi stres pengasuhan maka semakin tinggi noophobia yang dirasakan orangtua. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka hipotesis penelitian diterima.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/28189
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectNomophobiaen_US
dc.subjectStres Pengasuhanen_US
dc.subjectOrangtuaen_US
dc.titleStres Pengasuhan Dan Nomophobia Pada Orangtuaen_US

Files

Collections