<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Penggunaan E-Wallet Pada Generasi Z

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Sejak tahun 2013 hingga sekarang, pertumbuhan Internet di Indonesia telah mendorong E-commerce. Proporsi penduduk Indonesia yang menggunakan ecommerce telah meningkat dari 34% dari total penduduk pada tahun 2015 menjadi

53%

pada tahun 2020.. Adanya perkembangan teknologi dapat memberikan kemudahan dan bantuan bagi perkembangan kegiatan berbagai departemen, kegiatan komersial dan ekonomi. Dengan bantuan teknologi, proses bisnis dapat diselesaikan kapan saja dan di mana saja. Hal ini tentunya dapat mempercepat dan mempermudah proses transaksi yang dilakukan, sehingga dengan sendirinya Fintech akan cepat menjadi kebutuhan yang mempengaruhi gaya hidup banyak orang, terutama yang gaya hidupnya tidak jauh dari Teknologi atau Gadget. E-wallet merupakan server Uang Elektronik yang dalam proses penggunaannya harus terkoneksi terlebih dahulu dengan server penerbit. E-wallet tidak sama dengan kartu kredit atau kartu debit, transaksi dengan E-wallet tidak langsung melalui pihak ketiga atau perantara, Bank for International Settlement mendefinisikan E-wallet sebagai Mobile Money multiguna yang dapat digunakan berulang kali untuk digunakan dalam ritel kecil atau pembayaran selain koin. Ada berbagai variabel yang menjadi tolak ukur Generasi Z dalam hal penggunaan teknologi, yang dapat digunakan untuk menilai seberapa baik teknologi E-wallet diterima oleh Generasi Z. Generasi Z adalah generasi yang lahir antara tahun 1997 dan 2021, dan salah satunya yang menggunakan model UTAUT (Unified Theory of Adoption Use of Technology) untuk mengukur bagaimana penerimaan teknologi E-wallet di Generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data dalam bentuk angka, Dengan menggunakan metode kuantitatif, peneliti dapat memahami kuantitas sebuah fenomena yang dapat digunakan nantinya untuk perbandingan. Dari salahsatu pengujian hipotesis yang telah dilakukan menggunakan Structural Equation Model (SEM) menunjukkan hasil bahwa Effort Expectancy berpengaruh positif terhadap minat generasi Z menggunakan E-wallet, namun tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat generasi Z dalam mengadopsi E-wallet, dan

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By